Teater kehidupan telah dimulai,
dengan pelakon tunggal dan dialog bisu.
Rencana berjalan, takdir melantai,
di antara hati yang patah dan bujukan palsu.
Maukah engkau menjadi pendengarku?
Memahami potongan sketsa peran,
menghakimi kenangan dan w...
Kau adalah bumi, aku adalah bintang jatuh. Pada setiap kesempatan aku akan berbuat curang, berpura-pura menjatuhkan diri hanya demi melintasimu. Meski hanya sepersekian detik, meski hanya selintas tatapanmu. Aku tak peduli, karena puas akan tatap kagummu pada pesona kejatuhanku. Bagiku, kebodohan ini terasa begitu terbayarkan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.