Crazy In Love - Sofia Karlberg (Beyonce Cover)
Happy reading
***
Author POV
"Kita mau kemana?" tanya Keana saat Jihan baru saja membuka pintu yang berada disamping bar, didalamnya Keana bisa melihat 2 buah tangga, dimana yang satu mengarah kebawah, dan satunya lagi keatas
"Naena" Jihan melepaskan rangkulannya dan berjalan menaiki anak tangga
"Yang tadi cewek lo ya?" Keana mengikuti langkah kaki Jihan dari belakang
"Kalau mau ketempat Sahar, lo tinggal turunin tangga tadi" Keana langsung berhenti saat mendengar ucapan Jihan
Keana melihat punggung Jihan dan tangga menurun tadi secara bergantian, seperti magnet karna kepo Keana kembali melangkahkan kakinya mengikuti Jihan dari belakang "Jihan pasti tau semuanya deh"
Keana bingung saat baru saja sampai diatas, ia bisa melihat ruangan yang ada didepannya, seperti ruangan Sahar diatas kantin, bedanya ruangan ini sedikit lebih luas, memiliki sebuah meja billiard dan balkon diluarnya "Mereka emang selalu punya ruangan khusus kayak gini ya?"
Keana menggeleng heran sambil duduk disingle sofa, sedangkan Jihan yang baru saja mengambil botol minuman langung meletakkannya didepan Keana
Sesaat Jihan yang masih berdiri itu sedikit memandang Keana yang masih mengedarkan pandangannya pada ruangan disekitarnya, sedetik kemudian Keana langsung terlonjak kaget atas perlakuan Jihan yang secara tiba tiba, Jihan mengunci tubuh Keana dengan menumpu kedua tangannya pada sandaran sofa
"Gue masih heran, kenapa lo beruntung banget jadi cewek" Jihan memandang wajah Keana dari dekat, bahkan hembusan nafas hangatnya sangat terasa oleh Keana
"Ma-maksudnya?" Keana menelan ludah dengan sukar karna melihat bibir Jihan yang entah kenapa terlihat sangat seksi jika dilihat sedekat ini
"Lo itu pacarnya Sahar Luna, sekaligus adik ipar seorang Gisela Ormanda" ucap Jihan sambil mendekatkan wajahnya secara perlahan membuat Keana dengan cepat mengalihkan pandangannya agar tidak bertatap muka dengan wajah itu "Dia mau ngapain sih??!"
"Ya terus?" tanya Keana berpura pura tenang, melihat kegugupan Keana membuat Jihan tersenyum miring
"Cukup dengan berdiri diantara kedua manusia itu, otomatis lo udah bisa diibaratkan dengan satwa langka yang dilindungi" Jihan menyentuh dagu Keana membuat gadis itu otomatis menegakkan kepalanya, secara perlahan Jihan menyentuh hidung Keana dengan hidungnya "Gue tau lo gak akan berani ngelakuin hal yang lebih jauh lagi" batin Keana
"Gue masih gak paham" Keana memandang mata Jihan dengan tatapan menantang, tidak ada lagi perasaan gugup maupun takut saat ini, beberapa saat saling tatap Jihan yang melihat perubahan tatapan mata itu langsung mengangkat sudut bibirnya, Jihan lalu membawa wajahnya kedalam lekukan leher Keana
"Lo cewek pinter" Jihan berbisik lembut membuat nafas Keana tertahan beberapa saat
Setelah sesaat menghirup aroma gadis itu Jihan langsung menegakkan tubuhnya kembali dan berjalan menjauh membelakangi Keana, sedangkan dibelakangnya Keana langsung mengambil nafas sebanyak-banyaknya karna perlakuan gadis mesum itu
Jihan yang sebenarnya memang sengaja ingin menggoda Keana untuk membuktikan apakah pacar sahabatnya itu gampang untuk ditaklukan atau tidak, ternyata jawabannya seperti apa yang dikatakan Dipha kemarin, Keana bukanlah tipe gadis murahan
