Lima Puluh Empat

28.7K 2.2K 417
                                        

Rihanna - We Found Love ft. Calvin Harris

Happy reading

***

Author POV

Ditengah-tengah kebisingan, laki-laki itu langsung mengatur detak jantungnya sekaligus mengumpulkan seluruh keberanian yang ada

"Keana, you're the only girl I want. Will you please be my girlfriend?" ucapnya penuh penekanan dengan sorot matanya yang serius memandang Keana, sedangkan Keana yang tadinya melihat wajah yang penuh harapan itu hanya menghela nafasnya dan langsung memijit-mijit keningnya, memikirkan kalau semua ini hanya memperburuk keadaan dan membuat kepalanya menjadi lebih sakit lagi

"You will make me the happiest person in the world if you say yes.." tangan laki-laki itu terlihat sedikit meremas tangkai bunga yang sedang dipegangnya karna merasa gugup melihat Keana yang masih terdiam diposisinya

Sesaat kemudian, Keana yang tadinya masih menunduk itu langsung menghela nafas kasarnya lagi, tanpa menyisir rambutnya kebelakang Keana lalu menegakkan kepalanya sambil menyelipkan beberapa rambutnya kebelakang telinga, sesaat Keana mengangkat sudut bibirnya melihat laki-laki yang masih bersimpuh disampingnya

"Okay listen, I don't know you, but I appreciate your attention.. I really do" jawab Keana dengan hati-hati

"I just want to be straight as an arrow with you, I don't have time for a relationship right now, I mean I really need more time to figure out myself first, i'm sure you understand, right?" Keana mencoba menolak dengan halus dan sengaja berbohong karna tidak mungkin dia secara blak-blakan mengatakan bahwa saat ini dia sedang menjalin hubungan dengan Sahar begitu saja

"But honesly you're really a nice guy, I'm sure someone will be proud to have you as a partner one day, however.. I can't believe you did this, thank you so much, this was very kind of you" Keana mencoba mencairkan suasana dengan kembali tersenyum tipis kepada laki-laki itu

Sedangkan laki-laki yang sedari tadi hanya diam mendengarkan jawaban Keana itu langsung tertegun karna melihat Keana sedang tersenyum manis kearahnya, jujur saja walaupun merasa kecewa karna dirinya sudah ditolak namun anehnya tidak ada sedikitpun rasa sakit hati yang ia rasakan

Sesaat kemudian laki-laki itu lalu ikut-ikutan tersenyum pada Keana

"Yeah, you're right.. maybe this is too soon for you to have a relationship again" seperti berlapang dada menghargai keputusan Keana, laki-laki itupun lalu bangkit dari posisi berlututnya

"But.. this flower is still for you" ucapnya masih tersenyum sambil memberikan bucket bunga itu pada Keana, Keana hanya tersenyum dan menerima bunga itu begitu saja

"Thank you for taking your time, glad to know you Keana"

"Me too..??"

"Kevin"

"Me too Kevin"

Setelah sesaat berjabat tangan dengan Keana, sebelum melangkahkan kakinya dari sana, Kevin itu lalu kembali meminta maaf kepada Keana dan teman-temannya karna sudah mengganggu jam istirahat mereka

Dan saat Kevin baru saja pergi keluar dari kantin, Keana yang tadinya masih tersenyum tipis sedetik kemudian langsung mengubah raut wajahnya menjadi datar lagi tanpa ekspresi, disusul dengan sorakan kebahagian yang tidak terbendung lagi dari seluruh siswa yang ada didalam kantin saat ini

"Ditolak woi! Gajadi taken" "HAHAHAHAHAHA" "BAHAGIANYA AQ" "Udah dibilang Keana itu jodoh gue" "Berlian terlalu berkilau untukmu yang seperti pecahan beling" "Bangsat, nusuq sekali" "Kita masih punya peluang! Jangan menyerah guys!!" "YUHUUUU"

Heaven (gxg)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang