Lima Puluh

24.9K 2.1K 172
                                        

Halsey - Without Me

Happy Reading

***

Author POV

(Beberapa jam yang lalu sebelum kejadian dibandara)

Ganes menyenderkan punggungnya disenderan sofa panjang, dengan sebelah tangan sedang memegang segelas wine mewah, Ganes hanya diam memperhatikan seorang laki-laki berpakaian jas hitam lengkap sedang berdiri didepannya

Saat ini hanya ada mereka berdua yang berada diruangan itu, ruangan yang memiliki meja billiard dan balkon diluarnya

"Gak usah terlalu formal, nyantai aja" ucap Ganes lalu meneguk habis minumannya

"Kenapa anda tidak membebaskan Sahar dari sana? Seharusnya itu bukanlah hal yang sulit dilakukan oleh orang terhormat seperti anda, bukan?" Ganes hanya menautkan alisnya melihat kemarahan yang tiba-tiba saja disampaikan oleh laki-laki itu

"Buat apa gue bebasin dia? Biar dia bisa balik sama pacarnya?" jawab Ganes sedikit sewot, sedangkan laki-laki itu masih menunjukkan wajah kesalnya tanpa melihat kearah Ganes

"Setidaknya gue udah berikan 2 pilihan ke Sahar, kembali pada Keana atau mencari tau siapa pembunuh orang tuanya" laki-laki yang sedari tadi berdiri dengan posisi siap itu akhirnya langsung menatap tajam kearah Ganes

Ganes yang melihat raut wajah itu hanya mengangkat sebelah alisnya

"Kalau dia ingin kembali pada Keana, maka jangan harap gue bakal ngasih tau siapa pembunuh orang tuanya, alias satu nama itu bakal terkubur hidup-hidup...disini" jelas Ganes sambil mengetuk-ngetuk kepalanya

"Dan begitupun sebaliknya, kalau dia ingin mengetahui siapa pembunuh orang tuanya, maka mau tidak mau dia harus meninggalkan Keana"

"Saya tau anda sangat mencintai Sahar, tapi kenapa anda tega melakukan ini terharap wanita yang anda cintai?" ucapan laki-laki itu berhasil membuat Ganes langsung menegakkan kepalanya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan

Namun sesaat kemudian Ganes lalu mengalihkan perhatiannya kearah lain

"Anggap aja ini pembalasan dari seseorang yang hatinya sudah dipatahkan" jawab Ganes dengan raut wajah yang tidak bisa dijelaskan, sedangkan laki-laki itu hanya bisa terdiam dan temenung untuk beberapa saat

Dia memikirkan bahwa memang benar, semua yang dilakukan Ganes selama ini hanya untuk mendapatkan cinta Sahar, apalagi satu tahun belakangan ini Ganes sampai mempertaruhkan nyawanya untuk mengikuti organisasi berbahaya itu hanya untuk menyelidiki kematian orang tua Sahar, dan saat Ganes sudah mendapatkan informasi dan hampir menyelesaikan semua misinya, ia malah mendapatkan berita bahwa Sahar sudah memiliki hubungan dengan gadis lain

Tapi tanpa ia duga ternyata Ganes dengan besar hati tetap kembali ke Indonesia, melanjutkan rencananya untuk memberi tahu Sahar tentang informasi yang sudah ia cari selama setahun belakangan ini,

Walaupun saat ini menurutnya cara yang dilakukan Ganes benar-benar sudah diluar batas, mencekik Sahar dengan 2 pilihan yang mana keduanya adalah kelemahan terbesar gadis itu

"Andai lo tau, sebenernya Sahar udah memutuskan pilihannya" Ganes kembali menuangkan minumannya ke dalam gelas

"Dia akan berangkat ke Jepang dalam beberapa jam lagi" sambung Ganes sambil melihat jam tangannya, sedangkan laki-laki itu sedikit terkejut karna mengetahui ternyata Sahar lebih memilih untuk meninggalkan Keana

Namun ia bisa mengerti pada kenyataannya Sahar pasti tersiksa dengan keputusannya itu, dalam keadaan seperti ini mau tidak mau Keana harus bisa mengerti posisi Sahar saat ini, karna bagaimanapun juga seorang anak tidak akan rela jika mengetahui ternyata penyebab kematian orang tuanya bukanlah sebuah kecelakaan melainkan dibunuh oleh seseorang, dan mereka tidak akan rela jika menyadari pembunuhnya ternyata masih berkeliaran bebas begitu saja, dalam kondisi seperti ini Sahar pasti melakukan apa saja untuk mencari siapa pelakunya

Heaven (gxg)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang