Ayo sini ketemu sama Ardio, si cowok dingin yang suka bodo amatan, ketus, dengan sifat dinginnya yang lain. Tapi, dia punya pacar namanya Dara.
Highest rank:
-4 in fanfiction-
[SEASON ONE, COMPLETED (CHAPTER END IS PRIVATE) AND SEASON TWO, ON GOING...
"Hm. Salam ya sama dia, jangan blind date lagi. Gue duluan, hati-hati pulangnya!" Seru gue ke Manisha sambil berjalan keluar kelas.
"Bawel." Balasnya.
Gue berjalan keluar kelas tapi seseorang menahan gue tepat di depan mejanya.
"Dara.." Lirih Sehun lemes ke gue.
"Apaan? Lo kenapa?" Tanya gue ngelihatin Sehun yang masih pegang tangan gue dengan kepalanya yang masih menunduk.
"Lo sakit?" Tanya gue sambil menempatkan telapak tangan gue di dahinya.
"Weh anjing ini jidat lo panas banget gila gila, gue bawa ke rumah sakit ya?" Tanya gue ke Sehun tapi dia menggeleng.
"Gue mau pulang aja. Bantuin gue jalan ke parkiran."
"Yaudah ayo."
Setelahnya gue mengambil tas Sehun lalu membopong Sehun ke parkiran.
Pas gue keluar kelas, di depan kelas udah ada Bella yang ngeliatin gue dan Sehun secara bergantian.
Gue liat Bella dan Sehun tatap-tatapan.
"Hun, lo pulang sama--" Ucap gue terpotong sambil perlahan melepas rangkulan Sehun di pundak gue tapi Sehun menahan tangannya.
"Cepetan Dara.." Lirihnya dan gue gak ada pilihan lain selain jalan aja.
"Bella lo ikut deh sini." Suruh gue tapi Sehun menatap gue dengan tatapan seolah berkata "What the fuck?"
Gue dan Sehun saling melempar tatapan sampai akhirnya kita berhenti saat suara Bella terdengar.
"Gapapa, Ra. Jagain Sehun buat gue." Ucap Bella sambil senyum setelah itu masuk ke dalam kelas gue.
"Lo gimana sih?!" Tanya gue ke Sehun yang sekarang wajahnya makin terlihat menyedihkan.
"Anterin aja gue ke parkiran, Ra." Jawab Sehun.
"Ya ta-"
"Tanpa ngebacot."
Sialan emang si bihun ini.
Gak tau diuntung, udah dibantuin malah bentak-bentak. Di kata gue Ade Rai apa, mana kuat gue diginiin :")
Eak.
Sesampainya di parkiran lagi-lagi kita berdua dikejutkan dengan kehadiran Dio yang lagi nangkring ganteng di mobilnya yang terparkir di samping mobil Sehun.
"Udah, lo bawa gue masuk ke mobil aja. Jangan liatin dia, entar lo susah move on." Kata Sehun bisik-bisik ke gue.
"Anggap dia nggak ada." Tambah Sehun.
Pas kita coba jalan lagi, sialnya tatapan Dio terpaku ke arah kita berdua.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.