Semua yang kubayangkan selama ini ternyata sangatlah jauh berbeda dari kenyataanya, aku tidak akan menyangka bahwa sang kaisar bukanlah seorang pria tua gendut yang berkumis melainkan pria bertubuh atletis dan berwajah luar biasa tampan. Dalam kehidupan selama dua puluh tiga tahunku ini aku tidak pernah melihat wajah seadonis itu, bahkan untuk ukuran Zeth sekalipun tidak ada apa apanya. Rahang tegas yang ditumbuhi rambut rambut halus justru semakin memperparah ketampanan sang raja ditambah mata violet yang dimilikinya sangatlah kontras jika dibandingkan dengan rambut hitam legam miliknya. Biar kutebak usianya pasti sekitar 29 hingga 30-an
Terlebih ketika aku melihat Agi yang berada di gendongan pria itu tersenyum senang, aku tidak tau harus berkata apa jika gadis kecil nan menggemaskan itu adalah anak dari seorang penguasa yang mengerikan seperti Alarick?! Lagipula tatapan mata Agi jauh berbeda dari sang ayah yang sangat mengintimidasi itu bagaimana bisa mereka adalah sepasang anak dan ayah?!
"Anne bukankah katamu tuan putri Skrates adalah Putri Georgiana?" Tanyaku pada Anne yang masih setia berdiri di samping.
"Benar putri, anda dapat melihatnya secara langsung saat ini karena sang putri berada di sana." Anne menunjuk ke arah tempat dimana Agi duduk di singgasananya. Agi adalah Georgiana? tenang Dementieva jangan panik, semua akan baik baik saja.
Aku menggigit bibir bawahku gugup, bagaimana jika Alarick mengetahui bahwa aku berbicara dengan sang putri bahkan berani memeluknya! yang pasti Clarendon akan kehilangan salah satu pewarisnya.
Seperti menyadari kegelisahaanku, Anne memegang langsung menepuk lenganku pelan. "Putri, apa ada masalah?"
Sangat besar Anne! ingin rasannya kuucapkan kata kata itu tapi tidak mungkin juga. Para tamu sedang berdansa dengan gembiranya, salah satunya adalah Zeth yang sedari tadi mengikutiku dan pada akhirnya ia menyerah untuk mengajakku berdansa dan menjadikan Putri dari Ambrosia yang memang sangatlah cantik sebagai pasanganya. Berbeda halnya denganku yang sedang mandi keringat dingin disini.
"Tidak Ada." Aku berusaha menampilkan senyum terbaikku, kemudian aku menatap ke arah podium tempat dimana singgasana sang raja berada. Entah ini memang nasibku yang sial atau bagaimana secara tidak sengaja mata kami bertemu, aku tidak dapat membaca tatapan yang sangat kosong seperti itu beruntung suara Anne membuatku cepat tersadar dan mengalihkan pandangan.
"Putri ini adalah waktunya anda untuk menyapa Putri Georgianna." Anne mengangguk meyakinkan, sedangkan aku berusaha mengolah kembali apa yang barusan kudengar. "Yang mulia tenang saja, saya akan selalu berada di setiap langkah anda."
Aku menarik nafas panjang sebelum tersenyum ke arah Anne, "Aku baik baik saja, tidak usah mengkhawatirkanku."
"Jika begitu dapatkah kita pergi sekarang putri." Ucapnya menatapku.
pergi?
pergi ke akhirat maksutnya?!
"Tentu!"
Anne kemudian memanggil salah seorang pelayan yang membawa sebuah box berukuran sedang, kemudian di serahkannya padaku. Langkah demi langkah terus kupijaki hingga tak terasa aku telah sampai di hadapan seorang penguasa seluruh kerajaan.
Adrenalinku mulai berpacu ketika mata kami saling bertemu, "Segala berkah dan pencerahaan atas kekaisaran Skrates." Ucapku sambil memberi penghormatan.
Agi melemparkan senyumnya ke arahku yang dengan senang hati kubalas, "Jadi anda adalah sang putri, Agi?" Kedua orang pria yang berdiri di samping sang raja seketika menatapku, begitu juga dengan Anne yang langsung menunduk ketakutan. Tolong katakan padaku jika aku tidak mencari kematian.
"Dementieva!" Serunya riang, wow sebuah kejutan dia masih mengingatku.
"Segala keberkahan atas usiamu Putri Georgiana." Terimakasih kepada siapapun yang telah mendidikku hingga aku setidaknya tau berucap sesopan mungkin. "Terimalah hadiah dari saya putri, sebuah hadiah istimea untuk seorang yang istimewa."
KAMU SEDANG MEMBACA
The Empress Choice's
Fantasía'Only one can take the emperor heart' Aku hanyalah seorang mahasiswi tingkat akhir biasa, keseharianku benar benar membosankan. Namun semua itu berubah ketika aku secara tidak sengaja tertabrak truk yang sedang melaju begitu kencang tepat di hari uj...
