"Temukan dia!"
Aku menatap karsius yang masih tidak bergeming dari tempatnya, "Apa yang kau tunggu?!"
"Yang mulia, Putri Dementieva adalah seseorang yang sangat mencurigakan apa anda yakin akan melakukan semua ini?" Ucapnya terdengar serius, selama beberapa terakhir ini akulah yang msnyuruh Karsius untuk mengamati segala pergerakan perempuan itu.
Dan ini bukanlah waktu yang tepat untuk membahasnya, "Apa kau baru saja mempertanyakan kekuasaanku?"
Ia menggelengkan kepalanya, "Saya tidak akan berani."
"Kalau begitu cari dia! Kita akan kehabisan waktu."
Energi milik Dementieva sangatlah lemah, semakin lama ia menjauh dariku justru energikulah yang akan mengahncurkan tubuhnya dari dalam.
"Mungkin inilah yang terbaik untuknya."
GREB
Aku menarik kerah baju milik Karsius, beraninya dia berkata seperti itu, "Jika kau mengatakan sepatah kata lagi, aku tidak peduli akan memotong kepalamu meski kau adalah ksatria hitamku."
"Ck, bukankah andapun juga mencurigainya?! Tidakkah ia terlihat sangat aneh sebagai putri biasa?! Tingkahnya sangat jauh berbeda dari rumor yang tersebar terlebih ia terikat dengan seorang penyihir dan mungkin saja ini semua adalah permainannya." Karsius berbalik membentakku, ini cukup! Ia telah melewati batas.
Aku memang tidak terlalu mengenal wanita itu namun aku tidak akan memungkiri jika kepribadianya sangatlah jauh berbeda dari sebelum pesta kerajaan yang lalu, "Penyihir miliknya adalah putih dan itu tidaklah mungkin untuk menyebabkan ini semua!"
"Tapi dia adalah keturunan Clarendon! yang mulia." Jawab Karsius membuatku sedikit melongarkan cekalanku pada kerahnya, "Dan kita sedang berperang melawannya."
Tetapi di waktu yang bersamaan dia menyelamatkan Antonio! Mata biru itu, tidak mungkin menipuku bukan? "Temukan saja dia, kemungkinan besar ia akan menuju penjara Skrates." Jika apa yang dikatakan Karsius benar nyatanya, maka aku telah membiarkan kerajaanku jatuh di tanganku sendiri.
Aku melepaskan cekalanku pada Karsius yang menatapku berbeda, "Anda sendiripun ragu bukan? Dia adalah seorang wanita campuran yang tidak sepenuhnya tubuhnya adalah manusia seperti kita yang mulia, Ratu Chorine tentu akan melakukannya jika melihat keadaan saat ini."
"Melakukan apa." Aku tau Dementieva bukanlah seorang bangsawan biasa, tariannya pada saat itu menyadarkanku bahwa faktanya dia memang benar benar keturunan dari Ratu Chorine. Separuh dewi.
"Mengakhiri nyawanya tentu saja adalah sebuah pilihan. Kita tau bahwa seseorang setengah dewi yang terikat dengan penyihir putih agung dapat menguasai apapun." Lanjut Karsius yang semakin membuat rasa amarahku memuncak, "kecuali."
Apapun yang terjadi aku tidak akan pernah membunuh perempuan bodoh itu! selama aku dapat mengendalikannya maka kekuatanya tidak akan menjadi ancaman untukku.
"Kecuali jika anda peduli padanya, dan anda tampaknya sangat memedulikannya." Terang Karsius, pria yang juga tumbuh besar bersama denganku ini semakin lama sangat menyebalkan dan menggelikan.
Tapi separuh dari ucapannya memang benar, kenapa aku harus memeudulikan perempuan bodoh itu?
Dementieva, dia adalah wanita yang sangat suka memberontak dan mematahkan segala argumenku. Rasa peduli yang kutunjakan padanya hanyalah sebatas kasihan dan tidak lebih. Ya pasti hanyalah sekedar rasa kasihan. "Aku akan mencarinya seorang diri dan kau enyahlah dari hadapanku."
Jarak antara ruang tahanan dengan kastil utama tidaklah begitu jauh, hanya beberapa menit saja mungkin dia akan sampai jika energiku belum menghancurkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Empress Choice's
Fantasía'Only one can take the emperor heart' Aku hanyalah seorang mahasiswi tingkat akhir biasa, keseharianku benar benar membosankan. Namun semua itu berubah ketika aku secara tidak sengaja tertabrak truk yang sedang melaju begitu kencang tepat di hari uj...
