Tersadarnya Andra

2.6K 75 1
                                        

Ijinkanku untuk memperjuangkanmu kembali agar tak ada penyesalan untuk yang kedua kalinya.
~Andra Ardiansyah~

Andra tersadar dari pingsannya disampingnya ada Beni yang menemaninya.

"Gue dimana?"

"Berasa di drama gue orang yang baru sadar nanya gitu"

"Serius gue Ben"

"Selow kenapa sih baru sadar juga lo udah ngegas aja lo, lo sekarang di rumah sakit bisaan ya lo tadi pingsannya sekalian modus ke Athala"

"Oh iya Athala dimana?"

"Udah pulang doi, waktu lo pingsan kaya yang khawatir gitu. Giliran gue nyuruh dia ngelihat lo eh tuh anak malah pulang, suka kesel sendiri gue lihat kalian berdua pasangan teraneh yang pernah gue temui"

"Ya lo harusnya bersyukur dong ketemu gue sama Athala pasangan teraneh jaman now, eh tapi gue sama Athala masih pacaran gak sih?"

"Dih bloon dipiara, yang ngejalanin lo sama Athala ngapain nanya ke gue?"

"Iya juga sih, gue udah boleh pulang sekarang?"

"Ya udah tunggu dulu disini gue tanya dokter"

Beni berjalan keluar ruang inap Andra tetapi saat di depan pintu dia berbalik lagi.

"Ndra benar ya lo jangan kemana-mana kalau hilang berabe nanti gue dimarahin mama lo"

"Beni, lo belum pernah dipentung tiang infus ya?"

Beni tertawa lantas pergi meninggalkan Andra yang marah di ruangannya menuju ruangan dokter.

Tok...tok...tok...

"Dokter saya mau tanya, teman saya yang namanya Andra sudah boleh pulang?"

"Oh iya mari saya check lagi baru saya pastikan"

Beni dan dokternya pun menuju ke ruang inap Andra, Andra yang melihat dokter lantas duduk tegap.

"Bagaimana dok apa saya sudah boleh pulang"

"Tentu saja cairan infusnya sudah habis tetapi nanti lakukan olahraga berat dulu ya? Kamu perlu cukup istirahat"

"Baik dok terimakasih"

Dokternya lantas melepaskan jarum infus ditangan Andra setelahnya dokter pamit untuk mengecheck pasien lain.

"Gue ganti baju dulu"

"Oke perlu gue bantu gak?"

"Gue bisa sendiri, thanks Ben. Sahabat gue yang paling baik dari bocah"

"Terhura aku jadi baper neng ini bang jadinya"

Beni memegang lengan Andra dan memegang dagu Andra.

"Gila lo, jijik gue"

Andra lantas menjauhkan diri dari Beni dan masuk ke toilet untuk mengganti pakaiannya.

Setelahnya mereka pun pulang ke rumah Andra menggunakan motor Beni karena motor Andra masih berada di sekolah.

"Ben motor gue dimana?"

"Masih di sekolah"

"Antar gue ke sekolah ambil motor"

"Yakin lo bisa bawa motor"

"Yeh gue gak selemah itu ya"

"Iye gue antar lo ke sekolah, bayar ongkos ya?"

"Perhitungan banget lo, biasa nebeng makan sama gue aja lo"

"Yeh situ juga berarti perhitungan ya bang barusan"

"Sesama perhitungan lebih baik bersahabat"

"Yeh dodol kita kan udah bersahabat dari bocah ingusan"

"Eh iya ya tapi sampai sekarang juga masih suka ingat deh perasaan"

"Terserah lo, pakai perasaan aja pantes baper mulu"

Tidak terasa mereka pun sudah sampai di sekolah, gerbang sudah dikunci tetapi mereka mencoba mendekati satpam yang berada di pos.

"Malam pak"

"Eh Beni sama Andra ngapain kesini malam-malam?"

"Mau ambil motor saya pak"

"Oalah jadi yang di parkiran itu motornya Andra, pantes bapak kaya yang hapal sama motornya"

"Hehe iya pak, tadi si letoy Andra pingsan"

"Loh pingsan kenapa?"

"Kecapekan doang saya pak, jadi mau dibuka apa gak ini gerbang pak?"

"Eh iya sebentar bapak bukakan"

Setelah gerbang sibuk mereka masuk dan menuju parkiran sekolah. Andra lantas menaiki motornya dan melajukannya diikuti Beni dibelakang. Ketika di pos satpam mereka berpamitan pada satpam yang sedang berjaga. Setelahnya mereka melajukan motor menuju rumah Andra.

Sesampainya di rumah Andra, mamanya sedang mondar-mandir diteras rumahnya dan saat melihat Andra pulang mamanya lantas berlari.

"Alhamdulillah akhirnya kamu pulang juga, mama khawatir banget gak biasanya kamu kalau pulang telat gak ngabarin mama"

"Hehe iya ma, maaf ma tadi keasyikan main basket sam teman-teman jadi lupa"

"Eh ada Beni juga, ayo masuk mama sudah siapkan makanan"

Mereka pun masuk bersama kedalam rumah Andra.

Maaf ya kalau yang pas di rumah sakitnya absurd banget.

Pasangan Aneh (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang