Hujan lebat turun setelah dua orang insan sampai di Kafe promise untuk membicarakan sesuatu.
"Mau pesan apa?" Ucap seorang waiters kafe tersebut.
"Americano coffe no sugar less ice and hot Chocolate." Saut Dita, kepada sang waiters.
Jaemin tersenyum melihat wajah Dita dengan penuh arti. Dia masih ingat
"Ada tambahan lain? Ka "
" Sudah cukup " Saut Jaemin, dan memberi senyum kepada sang waiters sampai dia salah tingkah.
Dita berdecak sebal melihat itu. Kebiasaan
"Tata"
Dita terdiam karena panggilan itu. cuma Jaemin yg memanggilnya dengan sebutan itu.
"Hmmm"
"Ada yang mau aku omongin"
"Dari tadi kan udah ngomong"
"Serius"
"Jangan serius serius dulu aja nyakitin"
"Tata" panggil Jaemin dengan nada anak anak. Ahh Dita benci ketika Jaemin memanggilnya seperti itu. Tapi dia ga menolak.
"Aku mau minta maap, aku tau aku salah taa, sumpah demi apapun itu dare dari temen kelas aku, aku ga maksud buat dua in kamu, aku juga nyesel pas ngelakuin itu. Kamu tanya aja sama anak nya, hyunjin tuh. Sumpah itu cuma dare ko ta. Aku cuma cinta, sayang sama kamu, aku juga gabisa nolak dare itu, karena satu sekolah gada yg tau kita pacaran, cuma sqdream aja yg tau, itu juga mau kamu kan?"
Ucap Jaemin panjang lebar. Dita bimbang, bener yang dikatakan Jaemin. Dita gamau hubungan nya dulu semua orang tau. Tapi pas ngeliat Jaemin nembak Deana lee. Seangkatan dengan Dita, dia termasuk perempuan Ter Ter Ter lah.
"Iyaa jaem. Aku sadar ko"
"Kamu maapin aku?" Ucap Jaemin sambil tersenyum. Dita hanya mengangguk untuk memberi jawaban.
Jaemin rasanya belum puas. Ia ingin membicarakan lagi.
"Tata kamu mau ga__"
"Misi kaa ini pesanannya" ucap waiters tadi, sambil menaruh pesanan diatas meja.
Dita tersenyum tapi Jaemin menekuk muka nya disana
"Makasih ba"
"Mba ganggu aja, Herman" ucap Jaemin, dan dapat cubitan di tangannya dari Dita.
"Ehh" ucap waiters itu kaku.
"Gpp mba,makasih sekali lagi" ucap Dita dan waiters itu pergi.
"Kebiasaan" ucap Dita ke Jaemin, Jaemin langsung senyum pas dita ngomong kebiasaan
"Mau ngomong apa tadi?" Tanya Dita ke Jaemin.
"Gajadi, nanti aja"
"Sekarang aja mumpung lagi ketemu"
"Tapi hmmm" Jaemin haru menguatkan mental nya ini
"Ditaa_"
"Iyah kenapa"
"Jangan di potong dulu ih"
"Oke-oke ulangi"
"Ditalumaugajadipacarguelagi" ucap Jaemin satu napas.
NGEREP BLOON:'
"HAH?" Muka Dita menatap bingung jaemin.
"Ishhh tar aja lah" ucap Jaemin akhirnya, Sebenernya Dita menangkap omongan Jaemin diakhir.
"Jadi pacar gue lagi"
Jaemin tuh lucu dari dulu.
"Gue denger ko na"
Jaemin langsung menatap Dita, bukan karena dia ngomong denger tapi. Na itu.
Nana dan tata
"Jadiiii"muka Jail Jaemin langsung keluar.
"Yaudah"
"Yaudah apa?"
"Iya ish"
"Iyah ngapain?"
"Yaudah iya gue mau jadi pacar Lo lagi. Puas"
"Galak ah, ulangi jangan gitu"
"Yaudah put_"
"IYAIYAIYAIYAIYAIYA JANGAN DONG BARU BERAPA DETIK"
Ingattt ini lagi di kafe. Semua pengunjung melihat kearah mereka berdua.
"Ck, bloon" ucap Dita sambil menutupi muka nya.
Jaemin mah cuma senyum cringe aja.
"Bener kan ya?"
" Nanya lagi gue put_"
"AHHH LOPYU"
Bgst putus udah jantung gue.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bersamamu | Lee jeno [End]
Fanfictiongimana jadinya jika Bad boy ketemu dengan gadis polos macem anak bayi baru lahir? Dan siapa sangka bahwa gadis polos ini, menyembunyikan sesuatu, dan menutupi nya dengan tingkah cerianya. ©M1leyyy Don't forget to vote and comment
![Bersamamu | Lee jeno [End]](https://img.wattpad.com/cover/176789207-64-k39190.jpg)