Alvin membantu ina berdiri dan membawanya ke toilet sampai dk toilet ina berbalik dan kaget saat alvin masih menemaninya sampai ke dapan pintu toilet padahal ini adalah toilet wanita.
"Eemmm kamu diam di sini aja" ujar ina dan di anggukin oleh alvin. Keke dan ica berlari dan terlihat ngosngosan mengejar mereka berdua.
"Kalian jalan tapi kaya lari" adu ica setelah mengambil nafas.
"Heheh" cengir ina.
"Oh iya na, pembalutnya gimana?" tanya keke.
"Lah kan baru datang, mana ada aku bawa" balas ina. Mereka berbicara layaknya alvin juga perempuan sama seperti mereka.
"Biar aku yang beli" alvin mengajukan diri.
"L-lu?" tanya ica sambil menunjuk alvin dengan bingung. Alvin mengangguk.
"Memangnya kenapa" tanya alvin.
"Ya gapapa sih kalo mau" ujar keke.
"Iya gua juga males" timpal ica.
"Kalian jaga ina ya, biar gua yang beli" ujar alvin dan langsung berlari ke koperasi.
.
.
.
"Buk, ada pembalut?" tanya alvin tanpa malu, bahkan orang orang di sana sudah melihatnya bingung.
"Abis nak" balas guru penjaga koperasi tersebut.
"Oh begitu, makasih buk" alvin pamit dan berlari kearah lobby sekolah.
"Buk saya minta surat izin buk" adu alvin saat sampai di depan meja piket
"Mau kemana kamu? " tanya guru tersebut.
"Mau ke supermarket depan buk" ujar alvin.
"Ngapain?" tanya guru tersebut.
"Beli pembalut buk, di koperasi habis" jujur alvin.
"Ya ampun nak perhatian banget" balas guru itu sambil merona dan menuliskan surat izin untuk alvin.
"Nanti jam kosong kan buk? Saya hanya sebentar buk" ujar alvin yang memang tahu bahwa dua jam terakhir nanti jamkosong.
"Iya nak" balas guru tersebut.
Alvin berlari keluar sekolah dan berlari menyebrangi jalan menuju supermarket.
"Kak mau beli pembalut" ucap alvin
Saat sampai di supermarket dan kakak yang berjaga seketika bingung. "Iya dek, tadi beli apa?" tanya kakak penjaga karena kurang yakin.
"Pembalut kak" ulang alvin.
Alvin di ajak ke rak bagian pembalut dan dia mulai pusing memilih produk yang mana. "Kak ini yang buat anak SMA yang mana ya kak" tanya alvin.
"Semuanya bisa dek" jawab kakak penjaganya.
"Kakak biasanya make yang mana" tanya alvin lagi.
"Ahh saya yang ini dek" balas penjaga itu sambil malu malu.
Sementara di tempat lain ina, keke, dan ica sudah lama menunggu di dalam toilet.
"Ish alvin beli pembalutnya di korea kali ya" celetuk ica mulai bosan menunggu.
"Heh! Masih untung dia mau beliin dari pada lu mageran" balas keke.
"Lah lu kagak ngaca, liat tu ke kaca gede banget" kesal ica karena di tuduh mageran.
"Diem kalian" kesal ina dan seketika keduanya kicep.
"Sudah ini saja" tanya kakak kasirnya.
"Kak buat naikin mood cewe biasanya maunya di kasih apa?" tanya alvin lagi. Kenapa malah jadi sesi tanya jawab sih ini ah elah di alvin.
KAMU SEDANG MEMBACA
BECAUSE IT'S YOU [END]
Novela Juvenilkenapa rasa sayang bisa terbagi? bagaimana mencegah rasa sayang tersebut agar tak ada yang tersakiti? kenapa seseorang harus di berikan pilihan yang sangat sulit... ayo baca^^
![BECAUSE IT'S YOU [END]](https://img.wattpad.com/cover/216091208-64-k830830.jpg)