Happy Reading!
Yujin berjalan memasuki rumah bersama Wonyoung yang menempelkan kepalanya di punggung Yujin, karena mengantuk ia terpaksa menuruti permintaan Wonyoung yang ingin pulang.
Ia merengek ingin di antar olehnya dan tak ingin supir, awalnya menolak karena masih merasa canggung dengan kejadian di club tadi.
Namun melihat Wonyoung yang memelas dan memohon dengan ekspresi menggemaskan bagaimana Yujin akan menolak, walau harus saling berdiam diri dan tak ada obrolan di dal mobil saat perjalanan pulang.
" Pergi ke kamar dan istirahat "
" Tuan~ "
" Hm? "
" Kau marah padaku? "
" Apa alasanku untuk marah? "
" Bisa saja kan kau marah karena tanganku"
Yujin mengerenyit mengingat hal tersebut, ia ingat persis bagaimana tangan Wonyoung meremas miliknya hingga harus di lemaskan dengan bermain solo.
" B-bisakah kau t-tak bahas itu? "
" Aku juga malu tuan "
" Jika malu jangan di bahas "
Wonyoung menjauhkan kepalanya dari punggung Yujin dan pergi melenggang duluan menaiki tangga, ia tampak kesal dengan mungkin karena Yujin tampak sedikit acuh.
Namun acuhnya Yujin bukan tanpa sebab, ia masih harus mengendalikan diri dan menjernihkan kepalanya.
" Sudah di sentuh malah di remas, dasar "
Dengan langkah pelan Yujin menaiki tangga untuk segera ke kamar, ia membuka pintu dan langsung menanggalkan jasnya.
Berniat membersihkan diri lalu membuka satu persatu kancing kemeja dan membukanya.
" Tuan "
Mendengar suara panggilan Yujin langsung menoleh dan buru-buru menutup kembali kemeja sebab Wonyoung berdiri di ambang pintu.
" Aisshh, bisakah kau mengetuk pintu?! "
" Pintunya terbuka "
" Ada apa?! "
" Keran air di kamar mandiku rusak, boleh aku ikut kamar mandimu? "
" Ck, lakukan dengan cepat "
Wonyoung masuk dan berjalan masuk ke kamar mandi, Yujin membaringkan diri terlebih dahulu di atas kasurnya.
Menatap langit-langit kamarnya, berusaha melupakan namun ia kembali terpikirkan dan secara tidak langsung mengusap miliknya yang berada di balik celana.
" Kalau tadi di lanjutkan apa akan lebih menyenangkan? "
" Aisshh, Yujin jangan mengeruhkan pikiranmu "
" Tapi tangan Wonyoung.....aisshh, jangan di lanjut Ahn Yujin "
Yujin menepuk-nepuk kepalanya sendiri merasa sangat bodoh memikirkan bagaimana Wonyoung bisa memuaskannya jika tadi di lanjut, terdengar suara pintu di buka membuat Yujin spontan bangkit.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sugar Baby
RomanceHubungan yang bertujuan simbiosis mutualisme antara Ahn Yujin dan sugar baby-nya Jang Wonyoung. Gender Switch⚠ 18+
