Page 31

3.8K 233 15
                                        




























Happy Reading!





























Mendengar keributan di pagi yang harusnya membuat Nako masih tertidur di paksa terbangunn, suara musik sangat kencang membuatnya harus membuka mata lebih cepat.


Berharap bisa tidur lebih lama karena semalam ia baru bisa tidur pukul 4 dini hari karena harus mengikuti Wonyoung, dan sekarang saat dalam tidur cantiknya Nako terganggu dengan musik yang keras.


Ia bangkit dan mendudukan dirinya di atas kasur dengan mata yang masih menutup, menguap dengan lebar karena masih dalam efek kurang tidur.


" Orang gila mana yang memutar pretty savage sekeras ini di dalam rumah? " Cela Nako dengan malas turun dari kasur.


Berjalan layaknya zombie keluar kamar dan berdiri di depan pintu kamar Wonyoung, gadis itu mendecak saat tau musik keras yang ia dengar berasal dari kamar sebelahnya.


" Wonyoung! " Nako menggedor pintu kamar Wonyoung dengan cukup keras.


" Ck, sedang dia? "


" JANG WONYOUNG!! " ketukan semakin barbar hingga akhirnya musik terhenti.


" I-iya?! " Teriak Wonyoung dari dalam kamar.


" Kenapa menyalakan musik sekeras itu? Aku masih ingin tidur "


" A-akh, i-itu...aku sedang olahraga "


" Hah? Dalam kamar? Olahraga macam apa kau lakukan dalam kamar? " Nako mengerutkan kening membuat ekspresi berpikir kenapa bisa ada olahraga di dalam kamar.


" P-ilattes, eunggghh~ Nakoh....jika kau mau sarapan siapkan dulu sendiri tak apa? "


" Kau sudah sarapan? "


" Aku belum lapar "


" Tuan Ahn? "


" D-dia masih tiduur "


Nako mengangguk tanpa rasa curiga atau negatif thinking karena ia merasa itu cukup wajar dan alamiah jika Yujin tidur bersama dengan kekasihnya, ia hanya menganggap mereka tidur dengan imut tanpa ada embel-embel kelakuan macam-macam.


" Baiklah, aku keluar dulu membeli sarapan "


" Iya "


Gadis mungil itu pergi keluar dari apartemen Wonyoung mencari pengisi perut, sementara itu di dalam kamar Wonyoung benafas lega Nako bisa di tangani dan tak curiga.


Di balik selimut yang menutupi sebagian tubuh mereka, Yujin menahan diri untuk tidak menggerakan pinggulnya sebab Nako.


" Akh, aku kaget sekali " Ucap Yujin.


Wonyoung kembali mengambil ponsel dan menyalakan musik untuk meredam suara mereka, mengalungkan kedua tangannya di leher Yujin saat pria itu melanjutkan permainannya.


" Aaaaahhhh...ssshhh~ " Desahan sexy Wonyoung keluarkan setelah Yujin mulai bergerak.


Walau sudah mengalami pelepasan pertamanya Wonyoung masih sanggup melayani Yujin yang belum juga mencapai klimaks, ia memeluk Yujin dengan erat sembari mengigit bibir bawah menikmati permainan yang Yujin lakukan pagi hari ini.


My Sugar BabyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang