Page 2

4.6K 420 116
                                        















Happy Reading!
























Di tempat lain di waktu yang sama tepatnya di sebuah studio foto, seseorang tengah sibuk mengambil gambar objek di depannya.


Ia tampak sangat propesional dalam mengambil gambar  bisa di akui dengan siapa saja yang menggunakan jasanya dalam pemotretannya.


Dari idol hingga perusahaan besar menggunakan jasanya, tak ada yang tak mengenal Choi Yena dengan tangannya yang bisa menyita banyak perhatian dari setiap jepretan yang ia buat.


" Oke, nice good "


" Lebih cantik lagi oke "


Tak hanya itu Yena juga merupakan juru kamera sebuah majalan dewasa, sebenarnya itu adalah propesi pertama yang masih ia jalani sampai sekarang.


Memotret semua model perempuan dengan pakaian dan gaya yang sexy, ia mencintai pekerjaannya karena secara tak langsung ia bisa menikmati lekuk tubuh para modelnya.


" Oke, break "


" Mari periksa hasilnya "


Sang model pergi untuk duduk memeriksa semua hasil yang Yena, pria itu menghampiri lalu menjelaskan apa yang kurang dan yang yang harus di pilih sebagai foto terbaik.


" Miru, kau memang model favoritku. Semua tak ada kesalahan "


" Benarkah? "


" Tentu "


" Kalau begitu kau harus mentraktirku "


Miru mulai mengelus wajah Yena di tambah dengan sebuah godaan dengan mengedipkan mata, inilah hal yang Yena suka dari model yang selalu bertemu dengannya.


Mereka akan berujung terpesona dengan paras yang ia miliki dan berusaha menggoda, walau umurnya hampir menginjak kepala 3 wajah Yena tampak awet muda.


Wajahnya yang imut namun maskulin menambah aura ketampanan Yena semakin kuat, memberinya anugrah bisa menggoda setiap model yang melakukan pemotretan dengannya.

" Kau menggodaku? "


Yena mengelus paha Miru yang kebetulan ia hanya menggunakan hotpants.


" Tidak, aku hanya ingin berbincang "


" Kalau pun iya, aku menyukainya "


Tangan Yena mulai mengelus setiap inci tubuh Miru, wanita itu berdiri lalu berganti dengan Yena yang duduk di kursi. Setelah Yena duduk gilirannya yang duduk di paha Yena lalu mengalung tangannya di leher pria tersebut.


" Kau tau kan aku sudah punya istri? "


" Lalu? Apa masalahnya? Lagi pula kau menyukaikukan? "


" Memang, apalagi saat di kasur "


" Kau merindukanku saat di kasur? "


" Tentu, desahanmu yang sexy membuatku mabuk "


" Jam 9 di rumahku? "


" Dengan senang hati aku akan datang "


Miru mengelus pipi Yena hingga menjalar ke leher, detik berikutnya ia mulai menempelkan bibirnya pada bibir Yena. Dengan senang hati Yena membalas ciuman tersebut, inilah yang Yena suka dari hidupnya.


My Sugar BabyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang