Happy Reading!
Janji tetaplah janji yang harus di tepati walau sesulit apapun Yujin harus menepatinya, membatalkan beberapa pertemuan dengan kolega serta beberapa rapat demi tunangannya.
Mematikan ponsel agar tak ada yang menghubungi dan menganggu waktunya dengan Wonyoung, menunggu di luar hingga gadis itu keluar.
Masih bingung apa yang akan mereka lakukan dan memilih jenis kencan apa yang cocok untuk malam ini, ia menjemput lebih cepat agar langsung berangkat dan pulang tak terlalu malam.
Jika sekali saja Wonyoung terciduk keluar lebih dari jam malam, Yujin harus kembali menerima omelan dari Minju dan di maki habis-habisan.
Ia menoleh ke arah dalam bagian sekolah yang secara kebetulan Minju dan Wonypung berjalan bersama, Yujin cukup salut dengan Minju yang tak main-main dengan kalimatnya tentang memberi pengawasan ekstra untuk Wonyoung bahkan pulang pun masih ia awasi.
" Annyeong girl's " Sapa Yujin ketika kedua perempuan itu datang.
" Ingat aturannya? "
" Kami hanya keluar sebentar "
" Kau sudah hubungi kakaknya? "
" Tentu "
" Jika aku videocall kalian masih ada di luar pukul 9 aku tak segan-segan memberi hukuman lebih "
" Kau pikir aku anak kecil "
Rahang Minju sedikit mengeras melihat kelakuan Yujin yang meremehkan ucapannya.
" Jika kau mau Wonyoung terus dalam masalah dan kesulitan silahkan saja "
Setelah mengeluarkan kalimatmya Minju melintas begitu saja di depan Yujin dan pergi karena di jemput sopir untuk segera pulang, Yujin menoleh ke arah Wonyoung dan langsung merentangkan tangan sembari tersenyum.
" Lemme hug you "
Dengan riang Wonyoung langsung memeluk tubuh tinggi Yujin dengan erat , senang sebab akhirnya janji kemarin di tepati hari ini.
" You keep your promise "
" Of course, I don't want you to be sad "
" Not anymore for now, because there is you "
" You miss me, hm? "
Pelukan semakin di pererat sebagai jawaban iya atas pertanyaan Yujin, pria itu mencium puncak kepala Wonyoung sebagai balasan pelukan tersebut.
" Oke, where are we going? "
" Aku ingin menonton film, kemarin aku melihat ada recomendasi film bagus "
" I thought you were going to play to the hotel "
" Hotel? For what, hah? "
" Just for fun "
Wonyoung memukul dada Yujin sebagai pelampiasan ke kesalannya, ia merasa agak tak suka jika pikiran kotor Yujin mulai kambuh.
" Oke princess, your prince will take you to your destination "
Yujin membukakan salah satu pintu mobilnya mempersilahkan tunangannya untuk segera masuk kedalam mobil, melihat kelakuan Yujin yang berpura-pura seperti pangeran membuat Wonyoung agak geli namun itu sangat konyol.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sugar Baby
RomanceHubungan yang bertujuan simbiosis mutualisme antara Ahn Yujin dan sugar baby-nya Jang Wonyoung. Gender Switch⚠ 18+
