XIV. Boneka Teddy Bear

253 44 2
                                    

Kamis, 10 April

"Selamat ulang tahun kakak." ucap Mama.

"Met ultah ya." ucap Karen sok cuek padahal sebenarnya ia peduli sekali dengan kakaknya itu.

"Ih anak papa udah dewasa."

"Semoga makin dewasa ya, dan yang terbaik buat kamu seterusnya. Mama, Papa, Abang, sama Adek sayang sama Kakak selalu." tambah Mama yang langsung memeluk dan mencium kening anaknya itu.

"Kok tumben sih pada mau ngucapin gini, biasanya aja awkward."

"Ya kan hari ini kamu udah 17 tahun sayang. Cieeee sweet seventeen nih." ucap Mama.

"Mau peluk doooong." rengek Rachel.

Akhirnya Mama, Papa, dan Karen memeluk Rachel bersama. Hari ini memang hari yang cukup istimewa bagi Rachel karena ia tepat berusia 17 tahun, umur yang banyak dikatakan orang adalah umur menjajaki ke tahap dewasa.

"Kamu nanti malem jangan kemana-mana ya." ucap Papa setelah mereka melepas group hug mereka.

"Kenapa pah?" tanya Rachel.

"Nanti malem kita makan bareng di luar, papa udah pesenin tempat. Nanti malem abang juga pulang." jelas Mama.

"Seriusan?" tanya Rachel memastikan.

"Serius lah, kan ini ulang tahun ke-17 kamu." ucap Mama tersenyum. "Kalo mau ngajak Vino atau Dyo atau yang lain juga boleh."

"Hmmmmm." Rachel berpikir sejenak. "Enggak usah deh mereka."

"Kamu yakin?" ucap Mama meyakinkan.

"Iya mah. Kalo sama mereka kan aku udah sering, sama kalian jarang kan bisa sekeluarga. Apalagi nanti abang bisa pulang." Jawab Rachel mantap. Abangnya memang sedang kuliah di luar kota.

"Yaudah deh terserah kamu, kan ini harinya kamu." ucap Papa. "Yaudah kalian sarapan dulu terus papa sekalian anterin sekolah."

"Siap bos." ucap Rachel dan Karen serentak.

>><<

"Waini yang ulang tahun akhirnya dateng juga." sambut Vino.

"Makan makaaaaaaaaaannnnn" canda Lidyo.

"Baru juga dateng, udah dipalakin aja nih gue lihat-lihat. Dasar temen gak tau diuntung!" ledek Rachel.

"Adik kita udah dewasa ya Vin." ucap Lidyo.

"Asli. Sayang sama Rachel." Vino dan Lidyo pun memeluk dan kemudian mengacak-acak rambut Rachel.

"Apaan sih kalian, jadi drama gini deh." Rachel melepas pelukan kedua temannya itu. "Kita cuma beberapa bulan doang ya."

"Tapi lo tetep kita anggap adik, ya gak Yo?" ucap Vino.

"Yoi." saut Lidyo.

"Serah kalian dah bang."

"Eh lo ulang tahun Hel?" ucap Shafa, teman sekelas mereka.

"Eh lo ulang tahun Hel?" ucap Shafa, teman sekelas mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cinta RemajaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang