01(Lima Anak Kampret)

230 140 178
                                        

Assalamu'alaikum guys!
Happy reading and keep enjoy okeyyy.

"Rindu yang kunjung bertemu."

★★★

Di pagi hari yang cerah ini ada seorang remaja dengan nenek nya sedang duduk di meja makan. Kedua nya sibuk dengan kegiatan nya masing-masing yaitu sarapan.

"Nek Boby berangkat ya," setelah meneguk susu putih, Boby berjalan menghampiri nenek nya lalu menyalami tangan keriput itu.

"Iya, Bob." Yola, nenek Boby itu berdiri lalu mengikuti Boby yang berjalan keluar rumah.

Boby menghentikan pergerakan nya yang ingin memakai helm. "Nek, jangan lupa di makan obatnya."

Nenek Yola mengangguk. "Nenek bakal makan obatnya kalau kamu bawa Zira ke rumah."

Boby berdecak. "Nek... Please ya, ini Boby mau sekolah bukan mau bawa cewek."

Nenek nya terkekeh. "Bercanda. Ya udah sana berangkat, nanti telat loh."

"Iya, ini juga mau kok." Boby lantas memakai helm nya dengan wajah yang tertekuk akibat nenek nya membahas Zira di pagi yang cerah ini.

"Hati-hati, Bob. Jangan bolos!" Teriak nek Yola ketika Boby melajukan motornya.

Tak membutuhkan waktu lama, kini Boby sudah sampai di parkiran SMA Elang. Setelah Boby memarkirkan dengan baik motor Harley berwarna merah nya, ia melepas helm lalu turun. Satu hal yang selalu ia harapkan ketika datang ke sekolah adalah semoga tidak bertemu dengan cewek yang selalu menganggu harinya setiap saat.

"Boby!" teriakan seseorang dari belakang membuat langkah Boby yang ingin memasuki area sekolah pun terhenti. "Tungguin, jangan pergi dulu!"

Boby memutar bola mata malas saat tau pemilik suara itu. Dengan buru-buru, Boby lantas pergi begitu saja tanpa rasa bersalah dan tanpa memperdulikan si lawan bicaranya.

Pagi-pagi udah di bikin badmood aja. Batin Boby.

Merasa ada yang menarik lengan nya, Boby langsung menoleh dan menatap malas orang yang kini berada di samping nya. Dia adalah Zira, cewek cantik yang selalu menganggu nya.

"Lo makin ganteng aja sih, Bob." Zira memanyunkan bibirnya manja membuat Boby membuang pandangan nya.

"Hm." Balas Boby dengan cuek.

"Ih, lo ma masih cuek aja sama gue. Sapa kek, halo, gitu ih!" Kesal Zira.

Bukan nya menjawab, Boby malah menghempaskan tangan nya yang masih di pegang oleh Zira lalu berjalan cepat meninggalkan gadis itu. Tapi Zira tak tinggal diam, ia langsung mengejar Boby.

Saat Boby ingin memasuki kelas XII IPS 3, dari arah depan tiba-tiba ada yang menghadang nya.

"Hai, Bob!" Seru Jessi dengan semangat.

Boby masih memasang wajah dingin nya tanpa terkejut sama sekali, sementara Zira yang berada di belakang Boby langsung berbalik arah dan berjalan untuk ke kelas nya sendiri.

Zira bisa saja mengikuti Boby sampai ke kelas cowok itu tapi jika di kelasnya sudah ada Jessi, cewek cantik dan salah satu anggota cheers itu membuat nyali Zira menciut seketika. Karena Zira tahu, Jessi -teman satu kelas Boby- juga menyukai pria itu. Zira kadang kesal, karena Jessi lebih mudah untuk mendekatinya. Itu sangat menyebalkan.

Boby Boys [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang