56 - terlihat gusar

1.2K 42 3
                                        

Jangan lupa komen di setiap paragraf!!!

***

"Ish kesel kesel," Avneet menghentak hentakan kaki nya.

Avneet terus saja mengoceh sedari tadi bicara umpatan kasar pada Sidd.

"Sebenarnya yang istrinya dia itu gue apa tuh cewek sih,"

"Belain aja terus tuh cewek bukan nya belain istri nya sendiri,"

"Ngedumel baek lo,"

Avneet menoleh ke samping.
"Ngapain lo ngikutin gue?!"

"Gue takut lo bunuh diri," kata Riyaz santai.

"Heh otak gue gak se-dangkal itu yak!" sengit Avneet.

"Kan siapa tau aja, gara gara lo cemburu eh jadi nekat bunuh diri." kata Riyaz.

"Lo aja sana," kata Avneet.

Avneet tak kembali ke lapangan mood olahraga nya sudah hilang dia malah pergi ke rooftop sekolah.

"Akh! Sidd sialan!" Avneet berteriak kencang melepaskan rasa kesal nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Akh! Sidd sialan!" Avneet berteriak kencang melepaskan rasa kesal nya.

"Lo enggak bisa diem aja terus, lo harus bales." kata Riyaz.

"Maksudnya?"

Riyaz menghadap Avneet. "Kalau Sidd bisa lebih perhatian sama cewek lain kenapa lo enggak?"

"Gue gak paham," kata Avneet.

Riyaz menyentil Avneet. "Otak lo cetek amat sih,"

"Lo pikir empang apa cetek segala," kata Avneet. "Udah buruan gue harus ngapain jadinya?!"

"Sidd, deket kan sama Anushka." kata Riyaz.

"Iya,"

"Nah lo juga bisa pura pura cari cowok yang mau di ajak kerja sama," kata Riyaz.

"Lo pura pura aja juga deket sama itu cowok biar Sidd, merasakan apa yang lo rasakan."

"Bagus juga tuh ide lo," Avneet tersenyum lebar. "Tapi siapa cowok nya?!" senyum nya memudar.

"Gue harus cari di mana cowok nya biar bisa di ajak kerja sama?"

"Gak usah jauh jauh nyari nya yang deket sama lo juga ada," kata Riyaz.

Ketos Siddharth Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang