36 - gak punya malu

1.4K 36 0
                                        

Jangan lupa komen di setiap paragraf!!!

Jangan lupa sahur

***

"Avneet,"

"Apaan?" Avneet dan Arishfa baru akan keluar kelas untuk ke kantin.

"Lo, lo tau gak?" tanya Reem.

"Ya enggak lah kan lo belum ngomong," kata Avneet mengedikan bahunya acuh.

"Oh iya hehehe," nyengir Reem mengaruk tengkuk nya yang tidak gatal. "Itu suami lo,"

"Kenapa emang nya si Sidd?" tanya Avneet.

"Si Alana lagi deketin suami lo," kata Reem.

"Wah parah parah tuh cewek ulet," kata Arishfa.

Cewek ulet adalah panggilan yang diberikan oleh Arishfa pada Alana karena Alana terus saja mendekati Sidd tanpa tau rasa malu sedikit pun karena sudah di tolak berkali kali.

"Dimana?" tanya Avneet. Dia rasa nya ingin membalas perbuataan Alana waktu itu karena sudah menyiram dirinya.

"Kantin," jawab Reem.

Avneet langsung keluar kelas di ikuti oleh Reem dan Arishfa.

Sampai di pintu kantin Avneet mengedarkan pandangan nya dan mata nya fokus terhadap satu meja dipojok sana, meja Sidd. Dapat di lihat di meja itu bukan hanya ada SAL tapi juga ada Alana dan kedua antek antek nya.

"Tuh disana," tunjuk Reem.

"Iya gue juga udah liat," balas Avneet lalu mulai berjalan ke arah meja nya Sidd.

"Sidd makan dong," kata Alana.

"Apa mau gue yang suapin lo?" tanya Alana dia mengambil sendok di piring Sidd dan ingin menyuapi nasi goreng itu.

"Lo ngapain kesini sih?" tanya Abhi risih.

"Tau ganggu kita aja lo," timpal Lucky.
Bukan hanya Sidd yang tidak suka dengan kedatangan Alana tapi Abhi dan Lucky juga tidak suka.

"Kenapa sih lo berdua sewot mulu," ketus Alana. "Suka suka gue lah kalau mau kesini apa enggak,"

"Tapi lo ganggu kita lagi makan aja," kata Abhi.

"Makan tinggal makan ribet amat sih" kata Alana.

"Lucky, lo enggak mau makan? Apa perlu gue aja yang pesenin?" tanya Carissa. Perlu di catat kalau cewek ini menyukai Lucky sejak kelas X tapi tidak pernah di gubris oleh Lucky.

"Gak usah gue bisa sendiri," jawab Lucky.

Jika Sidd akan berkata kasar pada Alana tapi tidak dengan Lucky, biar pun dia tidak menyukai Carissa tapi Lucky juga tidak bisa berkata kasar pada cewek itu. Lucky masih tau cara nya menghormati seorang wanita atau berbicara dengan seorang wanita.

Felia? Dia sibuk memakan bakso nya tanpa peduli pada Alana dan Carissa.

"Biar gue aja,"

Ketos Siddharth Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang