76 - berpisah sementara

1.6K 53 6
                                        

Komen disetiap paragraf yuu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Komen disetiap paragraf yuu

***

Sidd masih diam. Semua perkataan istrinya membuat nya jadi terdiam.

"Jujur gue mulai lelah sama semua ini. Gue lelah sama pernikahan kita yang gak jelas ini," ucap Avneet.

Avneet menatap Sidd seiringi dengan air mata nya yang terus saja keluar. Ia tidak mau menangis tapi gimana lagi Avneet tak sanggup memendam nya lagi.

"Gue tertekan Sidd. Gue tertekan secara batin."

"Kalau gue memilih buat nyerah aja boleh gak? Kita selesai sampai di sini aja."

"Rasanya gue udah gak sanggup lagi Sidd, jalanin pernikahan kayak gini."

Sidd begitu tak percaya kalau Avneet akan mengatakan semua itu.

Keheningan terjadi selama beberapa menit. Sebelum Avneet bersuara kembali yang mana membuat Sidd terkejut bukan main.

"Gue lelah, Sidd. Ceraikan gue."

"Coba ulangin," pinta Sidd menatap tajam Avneet.

"Coba ulangin gue bilang!"

"Gua mau kita cerai," ucap Avneet.

"Siddharth!"

Tangan Sidd yang menggantung di udara perlahan mulai ia turunkan hampir saja dirinya hendak menampar Avneet. Avneet yang tidak merasakan apa apa langsung membuka matanya dan melihat di belakang Sidd sudah berdiri mertua nya.

"Apa yang mau kamu lakukan pada istri mu!" Adyatma mengeraskan suara nya.

Sidd memejamkan matanya terlebih dahulu lalu membalikkan badan nya.

Sudah ada Mami dan Papi nya di dekat pintu. Adyatma dan Clara menghampiri sepasang suami istri yang sedang bertengkar itu.

"Kamu mau menampar istri kamu Sidd" Clara berucap lirih.

Coba saja jika Clara dan Adyatma tidak datang tepat waktu pasti pipi Avneet sudah menjadi sasaran nya.

Brugh

"Mas!" Clara berteriak histeris saat Adyatma memukul putranya.

Avneet menutup mulutnya dengan tangan nya tak percaya.

"Siapa yang mengajarkan kamu untuk mengangkat tangan pada seorang wanita?!" bentak Adyatma.

"Apa ini yang diajarkan oleh Papi padamu hah?"

Sidd berdiri lalu menatap Papi nya dengan tajam.

"Papi gak usah ikut campur masalah rumah tangga aku sama Avneet!"

Ketos Siddharth Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang