Happy Reading and Enjoy
***
Sidd membuka matanya secara perlahan tak lama mata nya menatap Avneet yang masih tertidur pulas di sebelah nya. Posisi tidur Sidd dan Avneet saling berhadapan jadi Sidd bisa melihat jelas wajah gadis itu ketika sedang tidur.
Entah dorongan dari mana tangan Sidd menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah Avneet. Ia tersenyum tipis sangat tipis jika sedang tidur Avneet akan terlihat seperti bayi polos namun jika sudah bangun akan terlihat seperti macam.
Tak lama terlalu lama memandangi wajah Avneet, Sidd segera beranjak untuk bersiap pergi ke sekolah. Hari ini sudah kembali lagi ke hari senin dimana upacara bendera akan di lakukan maka dari itu sebagai ketua osis Sidd tak mau telat dan harus memberikan contoh yang baik pada semua murid murid SMA Dirgantara.
Jika hari senin ke minggu sangat lama kenapa hari minggu ke senin sangat cepat? Kadang anak sekolah mengharapkan untuk segera hari minggu, tapi jika sudah hari minggu dengan hanya pergantian satu malam saja sudah hari senin lagi.
Sekitar 40 menitan Sidd mandi ia pun keluar kamar mandi dan masih melihat Avneet yang belum bangun juga. Sidd menuju koper untuk memakai seragam, karena kemarin Sidd dan Avneet belum sempat untuk memasukkan baju baju ke dalam lemari.
Setelah rapih dengan seragam sekolah nya Sidd berjalan mendekati Avneet berniat untuk membangunkan gadis itu karena sudah jam 06.15.
"Bangun," Sidd menarik guling yang dipeluk oleh Avneet.
"Hmm,"
"Bangun entar telat sekolah nya,"
"Balikin guling gue ihhh," Avneet malah merengek meminta guling nya dengan kedua tangan nya mengayun keatas.
"Bangun sekolah,"
"Ihh sepuluh menit lagi Ma," racau Avneet.
Sidd menghela nafas nya bisa bisa nya Avneet mengira dirinya adalah Mama Ldya.
"Kalau lo telat jangan salahin gue,"
Sidd menyerah dia tidak bisa menunggu Avneet lagi untuk bangun karena harus cepat cepat pergi ke sekolah untuk melakukan tugas nya menghukum siswa/i yang telat ikut upacara bendera.
"Guling,"
Sidd dengan tidak santai nya langsung melempar guling nya ke wajah Avneet yang mana langsung di peluk erat oleh gadis itu.
"Cantik cantik kok kebo," gumam Sidd.
Eh? Ish gue ngomong apaan sih - batin Sidd.
Sidd mengambil tas punggung nya yang berwarna hitam itu lalu tak lupa pula kunci mobil beserta hp nya.
"Punya istri tukang molor gini amat sih" Sidd keluar dari kamar untuk pergi ke sekolah.
***
"WOI SIDD!"
Sidd menghentikan langkah nya dan menoleh ke belakang, dia dapat melihat kedua teman nya sedang berjalan mendekati nya Lucky dan Abhi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Siddharth
Storie d'amoreRank📝 #3 perjodohan #28 ketuaosis #1 siddharthnigam #3 masaputihabuabu #237 masalalu #3 avneetkaur #2 siddneet #232 suami #227 istri #60 anushkasen ⚠ Banyak kata kasarnya *** Bagaimana rasanya menikah di umur yang masih sangat muda yakni 17 tahun...
