82 - masih berusaha

1.3K 53 3
                                        

"Yang pacaran lama akan kalah sama yang udah halal," - Avneet Kaur Adalvino.

Didaerah aku udah banyak yang terpapar covid. Masker nya jangan sampai kendor ya.

Jaga kesehatan kalian

***

Setelah satu minggu bersantai dirumah akibat diskors akhirnya Avneet bisa bersekolah kembali seperti biasa.

Ketika melewati koridor kelas sepuluh banyak adek kelas yang terang terangan menatap sinis kearahnya.

Avneet tak peduli dengan tatapan tatapan itu dia mengunyah permen karet yang berada dimulutnya dengan santai.

Saat berbelok hendak menaiki tangga langkah nya terhenti saat berpapasan dengan Sidd.

"Hai," Avneet menatap malas pada suaminya itu. Sidd meringis entah mengapa dia malah mengucapkan kata hai saja.

"Baru dateng?"

Itu adalah pertanyaan konyol bro.

Tak menjawab pertanyaan dari Sidd Avneet lanjut melangkahkan kaki nya ke lantai dua. Sidd membalikkan badan nya melihat kepergian istri nya itu dia lagi lagi hanya bisa menghela napas panjang.

Kelas XI IPS 3

"Avneet!!!!"

Tubuh Avneet sedikit kedorong kebelakang akibat pelukan yang diberikan oleh Reem.

"Woi apaan dah main peluk peluk," ucap Avneet. Dia mendorong tubuh Reem dari tubuhnya.

Reem berdecak. "Gue itu kangen sama lo,"

"Alah lebay lo, gue baru gak sekolah seminggu." kata Avneet.

Avneet tersenyum kecil kearah Arishfa.

Lalu duduk dibangku yang yang berada dipaling depan.

"Enak ya gak sekolah selama seminggu" sindir Rendi.

"Ye enak apanya bambang. Yang ada kerjaan gue cuma tiduran, makan, nonton tv doang." balas Avneet.

"Apaan lo bawa bawa nama bapak gue" Nindya mendelik kesal.

Avneet hanya menyengir saja.

"Ah kangen nya sama suasana kelas,"

"Kangen kelasnya doang? Gak kangen sama kita kita nya," kata Husna.

"Kangen lah, gila aja enggak." kata Avneet. Avneet senang karena teman teman kelasnya mempercayai dirinya.

Mereka percaya kalau Avneet tidak akan membullying Anushka. Avneet sangat bersyukur memiliki teman seperti itu.

"Sebagai penyambutan Avneet yang udah kembali masuk sekolah gimana entar istirahat minta traktiran," ucap Raka. Cowok itu bahkan sudah memukul mukul meja dengan hebohnya.

"Eh apaan lo! Aturan lo yang traktir gue," ucap Avneet.

"Gue misquin. Lo lah kan elo holang kaya."

"Kalau gue kaya udah sekolah naik pesawat kali,"

"Udah gue aja yang traktir kalian,"

Semua bersorak senang mendengar suara Arishfa.

"Wih wih dalam rangka apa lo," kata Rendi.

"Pengecualian untuk lo. Lo harus bayar sendiri." ucap Arishfa.

Ketos Siddharth Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang