Follow akun aku dong
***
"Kita pindah," kata Sidd.
Avneet yang sedang menyisir rambutnya pun memutar badan nya menghadap Sidd. Sidd tengah duduk ditepi ranjang melihat ke arah Avneet yang sedang di meja rias.
"Pindah? Kemana?" tanya Avneet.
"Apartemen," jawab Sidd.
"Hah? Kenapa harus pindah? Kenapa gak tinggal disini aja," kata Avneet.
Sidd langsung menatap Avneet tajam dan tiba tiba membuat gadis itu menciut takut.
"Biasa aja dong natap nya," ketus Avneet.
"Lo pikir setelah gue nikah, gue masih mau tinggal sama orang tua apa," kata Sidd. "Gue mau kita tinggal sendiri biar mandiri,"
"Lah kan gue udah mandiri," kata Avneet.
"Mandiri dari mana nya lo," kata Sidd.
"Gue udah mandi sendiri, kan mandiri singkatan dari itu bukan?" kekeh Avneet.
Sidd tak tertawa sama sekali dia masih biasa saja.
"Ketawa kek lo datar bener tuh muka" cibir Avneet malas.
"Lawakan lo kaya kacang garuda." kata Sidd. "Sekarang lo siap siap kita akan pindah hari ini juga ke apartemen gue "
"Heh beneran mau pindah?" tanya Avneet sekali lagi.
"Iya kenapa lo ada masalah," kata Sidd.
"Enggak bisa tinggal disini aja? Gue enggak mau pindah masih mau di rumah ini aja," kata Avneet.
"Gak! Lo harus ikut gue pindah sekarang gue suami lo! Jadi lo harus ikutin semua kata kata gue dan gak boleh ngebantah sama sekali," kata Sidd.
"Itulah sebuah ke-apesan buat gue," kata Avneet.
"Udah buruan siap siap jangan mencibir terus," kata Sidd.
"Ya lo bantuin lah jangan diem aja," kata Avneet.
Avneet berjalan mengambil koper nya dan mulai memasukkan baju baju nya ke dalam sana.
"Gak usah bawa semua, bawa aja seperlunya," kata Sidd.
"Gue perlu semua kecuali kalau lo mau beliin gue baju baru," kata Avneet tanpa melihat Sidd.
"Lo ngode gue apa gimana," kata Sidd.
"Syukurlah kalau lo peka," titah Avneet.
"Entar kalau udah punya uang sendiri gue beliin," kata Sidd yang juga membantu Avneet memasukkan baju baju nya ke dalam koper.
Setelah selesai memasukkan baju baju itu Sidd dan Avneet turun ke bawah, sekarang sudah jam 10.00 pagi. Sidd turun sembari membawa dua koper milik Avneet.
"Cepetan kek jalan nya." kata Avneet ditengah tangga.
"Sabar anjir, ini koper lo aturan lo yang bawa." kata Sidd.
"Kalau ada suami kenapa harus gue yang bawa." Avneet mengejek ke arah Sidd.
"Oh jadi sekarang lo ngakuin juga kalau gue suami lo." kata Sidd tersenyum miring.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Siddharth
RomansaRank📝 #3 perjodohan #28 ketuaosis #1 siddharthnigam #3 masaputihabuabu #237 masalalu #3 avneetkaur #2 siddneet #232 suami #227 istri #60 anushkasen ⚠ Banyak kata kasarnya *** Bagaimana rasanya menikah di umur yang masih sangat muda yakni 17 tahun...
