57 - satu sama

1.2K 41 4
                                        

Jangan lupa komen di setiap paragraf!!!

***

Avneet terbangun dari tidur lelapnya tubuh nya terasa berat untuk di bangunkan, ternyata tangan Sidd memeluk perutnya. Avneet tersenyum Sidd menuruti perkataan nya untuk tidak pergi menemui Anushka.

Avneet memindahkan tangan Sidd secara perlahan agar suami nya tidak terbangun, Avneet menuju kamar mandi untuk membersihkan diri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Avneet memindahkan tangan Sidd secara perlahan agar suami nya tidak terbangun, Avneet menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Sidd mengerjapkan mata tak lama setelah Avneet masuk ke dalam kamar mandi, Sidd membuka matanya secara perlahan lalu bangkit duduk.

Hal pertama yang Sidd lihat adalah hp nya, ada banyak sekali chat dan juga panggilan telepon dari Anushka.

Avneet sengaja mensilent hp Sidd agar Anushka tidak terus mengganggu mereka berdua.

Anushka
Sidd gue takut
21.00

Sidd plis ke rumah gue
21.22

Sidd, bibi udah pulang gue bener bener sendirian di rumah
21.30

Gue beneran takut
22.00

Listrik nya belum nyala juga ini
22.30

Sidd menghela napas panjang. "Hah,"

"Kenapa? Apa masih mau menemui sahabat lo itu. Pergilah gue izinin lo," kata Avneet.

"Lo serius?" tanya Sidd.

Avneet tersenyum smirk. "Tentu, tapi gue juga akan menemui Riyaz."

"Gak! Lo gak boleh ketemu sama dia!" Sidd kesal karena Avneet masih menyebut nama cowok itu.

Avneet melipat tangan di dada.

"Kalau lo mau menemui Anushka maka gue juga, lo jalan sama Anushka maka gue juga jalan sama Riyaz, lo dekat sama Anushka maka gue juga boleh dekat sama Riyaz. Begitu pun seterusnya, apa yang lo buat dan lakukan pada Anushka maka gue akan melakukannya dengan pria lain"

Sidd merasa geram pada Avneet. "Lo?!"

Avneet mengedikkan bahu nya acuh lalu keluar dari kamar.

Sidd menarik rambutnya frustasi. "Kenapa gue merasa cemburu? Bukan nya bagus kalau Avneet bersama cowok itu, gue akan bersama Anushka."

Sidd tersenyum biarlah Avneet bersama Riyaz asalkan dia bisa bersama dengan gadis--cinta pertama nya itu.

Sidd beranjak dari kasur dan masuk ke dalam kamar mandi, dia tetap akan menemui Anushka tak peduli dengan perkataan Avneet.

Sidd sudah rapih dengan pakaian nya dia keluar dari kamar.

"Mau tetap pergi juga?" tanya Avneet yang menyadari kehadiran Sidd.

Ketos Siddharth Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang