Eight (8)

46K 4.8K 182
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



***
Seorang gadis yang saat ini berada di ranjang sedang mulai mengerjapkan matanya.

'oh? Berhasilkah gue ke dunia modern? Atau ke akhirat? Mari kita li...... Shiiiiiiiiitttt'

Estrella langsung memaki ketika melihat seseorang sedang memegangnya. Tangannya seolah digenggam erat oleh si empunya. Takut jika Estrella akan pergi atau meninggalkannya.

Tapi siapa? Lee min hoo? Tentu saja bukan penonton. Dia adalah Duke aldrich. Dan yang membuat aneh adalah mengapa tua bangka tapi ganteng itu berada disini dan memegang tangan Estrella? Apakah Duke aldrich mempunyai kebiasaan berjalan saat tidur? Oh itu sangat aneh sekali.

Saat akan menarik tangannya Estrella meringis kesakitan. 'Aduhh sakit banget. efek gegayaan nih gue, sok-sokan nyoba taunya gini. Nyesel dah gue. Udah lah, selama gue idup disini, gue gak niat ngubah apapun dan hidup tenang selama 2 hari kedepan. Paling juga udah ini dijemput pengawal istana dibawa ke alun-alun. Ya Tuhan idup gue kasian amat ya.' ratap estrella pada hidupnya.

Duke aldrich yang merasakan pergerakan lantas bangun dan melihat Estrella yang saat ini sangat berantakan? Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa Estrella masih banyak seperti mendiang sang istri, Elizabeth.

"Apakah ada yang sakit?" Tanya Duke khawatir.

"Duke? Apakah anda tadi terjatuh disuatu tempat?" Tanpa menjawab, Estrella malah bertanya balik pada Duke.

"Tidak. Mengapa kau bertanya seperti itu?" Bingung Duke pada sang putri. Mengapa putrinya bertanya seperti itu?

"Wah keajaiban sekali. Apakah Duke sadar sedang bertanya pada saya? Saya Estrella, dan bukan ibu. Ya meskipun tadinya saya berharap untuk menemui ibu hehehe. Kalau saya jadi bertemu ibu 2 hari kedepan, apakah ada pesan yang ingin Duke sampaikan?" Tanya Estrella dengan wajah imutnya. Dia bertanya tanpa berfikir lebih dulu.

"Apa maksudmu? Mengapa kau harus bertemu dengan ibumu jika kau masih hidup?" Duke semakin bingung dengan pola pikir putrinya.

"Duke?" Estrella malah memanggil Duke. Sebenarnya kapan percakapan ini selesai.

"Ya? Bisakah kau langsung bicara ke intinya?" Duke mulai sebal dengan anaknya ini. Apakah Estrella benar-benar turunan dari Elizabeth? Seingatnya Elizabeth tidak semenyebalkan ini.

"Apakah Duke lupa jika waktuku tinggal 2 hari lagi sebelum putusan eksekusi? Mengapa saya bertanya seperti itu? Ya karena mungkin saya benar-benar akan bertemu ibu dalam 2 hari lagi. Siapa tahu Duke merindukan ibu, dan muak dengan saya. Tapi karena saya sedang baik hati saya aka... Loh? Tuan Duke anda mau kemana?" Tanya Estrella bingung saat Duke malah melepaskan genggamannya dan berjalan cepat keluar kamar.

'oho? Kok pergi? Ini gue kebanyakan ngomong apa gimana?' Estrella malah menggaruk rambutnya yang tidak gatal.

Saat sampai ke pintu dan membukanya lalu Duke berujar "bilang pada ibumu, jangan ambil kau dariku sekarang." Setelah itu Duke benar-benar pergi dari kamar itu.

IMPRESSIVE TRANSMIGRATION (Fate : change the story line)  Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang