Nineteen (19)

34K 3.6K 49
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




***

Hosh hosh hosh

Suara napas Estrella berpacu setelah melarikan diri dari si bodoh davian. Ia rasanya ingin istirahat, tapi ia mungkin akan mengecewakan prajurit yang sudah dikumpulkan tuan kekarnya yang tampan.

Sambil meredakan napas, Estrella justru tidak sadar jika ia sedang di perhatikan oleh seisi dapur. Maid dan para koki menatap Estrella takut, jika Estrella sesuai dengan rumor yang beredar maka tamatlah riwayat mereka.

Karena suasana terasa sangat berubah dan hening. Estrella mulai mengangkat wajahnya dan sedikit terkejut orang-orang menatapnya seperti ia adalah tahanan kota. Hey, Estrella itu cantik. Kenapa disangka tahanan kota? Ia tidak terima.

"Ehm. Bolehkah saya meminjam dapur?" Tanya Estrella dengan senyum canggung. Oh tidak, kenapa setiap estrella ke dapur pasti terjadi hal seperti ini. Estrella cantik, tidak merasa jelek ataupun burik, lalu kenapa ia selalu ditatap seperti akan dimangsa beruang madu?

Belum menjawab, semua koki dan maid masih terpaku pada kehadiran Estrella. Sampai, satu suara menyadarkan mereka.

"Putri Ella, ini gandum yang putri minta. Harus saya taruh dimana?" Ucap Ethan sambil memanggul sekarung gandum yang diinginkan Estrella.

'gue ini mesum apa gimana elah, masa liat otot kekarnya si Ethan manggul gandum aja rasanya pengen bawa ke KUA.'

"Le-letakkan di-disana saja ya disana." Ucap Estrella menunjuk pojokan dapur. Mengapa estrella tiba-tiba gagap?

Gara-gara kesurupan? Oh tidak.

Gara-gara bertatapan dengan para maid dan chef? Oh tidak.

Gara-gara mendapatkan sekarung gandum? Oh tentu sangat-sangat tidak.

Ia gagap karena melihat begitu seksinya si tuan kekar. Keringatnya saja terlihat tampan (?) Apalagi wajahnya, dia terlihat seperti titisan dewa Yunani.

Mungkin kalian bertanya-tanya, kalau Ethan saja setampan itu, lalu Sean dan alard setampan apa? Mungkinkah mereka bukan lagi titisan dewa Yunani melainkan dewa 19? Tidak, tidak seperti itu. Ethan, Sean dan alard tampannya 11,5 dan 12. Selisihnya hanya 0,5 saja. Karena Ethan bukan bangsawan, kulitnya lebih sedikit coklat dan matanya hitam pekat. Tidak seperti keturunan keluarga kerajaan yang berkulit putih susu dan mata biru atau hijau.

"Oh ya, kenapa kalian diam saja seperti patung?" Tanya Ethan pada semua orang yang berada di dapur.

Lalu, satu orang chef dengan perawakan tinggi dan lumayan tampan itu lantas menjawabnya, "i-itu ka-kami terkejut karena tuan putri Estrella datang berkunjung." Dengan suara yang agak bergetar.

'kenapa orang disini ganteng-ganteng anjir? Ntar lama-lama gue jadiin boyband, terus gue jadi manajernya lah. Dapet cuan lumayan kan hehehe.' batin Estrella absurd.

IMPRESSIVE TRANSMIGRATION (Fate : change the story line)  Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang