HARSH WORDS (Bahasa Kasar) || PG 15+
(Bukan novel terjemahan)
Karya asli mochiatmadeva, no copas!
" Cerita macem apa ini? Bukan antagonisnya ya mati ngapa malah figurannya? Udah perannya cuman selewat malah mati lagi. Mending kabur kek terus jadi pe...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sugar daddy?” gumam pelan seorang lelaki yang tadi diteriaki oleh estrella.
Ia melirik estrella dan lelaki yang berada disebelahnya dengan tatapan aneh dan menyelidik. Bagaimana seorang lelaki yang berpakaian seperti raja (?) dan pembantu (?) berada ditengah hutan seperti ini? ia kira haya dirinya saja spesies manusia yang ada ditengah hutan itu dan kenapa seseorang yang berpakaian seperti pembantu itu (estrella) berbicara bahasa asing yang ia gunakan sebelum bertransmigrasi saat ini?
Apakah pembantu itu juga bertransmigrasi?
Bukankah ini bisa membantunya keluar dari dunia antah berantah ini?
“tuan? Bisakah saya meminjam pembantu anda sebentar saja? Ini darurat. Terimakasih.” Tanpa menunggu jawaban dari Sean, lelaki itu langsung menyeret tangan estrella sampai gadis itu terombang ambing.
‘Selain sugar daddy dia juga menyeramkan ternyata.’ Pikir estrella disela-sela tarikan tangannya.
“hey hey tuan, bisakah kau lembut sedikit? Saya gadis imut dan cantik seperti ini ditarik tarik macam kambing!? Saya masih normal loh, makannya nasi, bukan makan rumput!” berontak estrella setelah mereka berada cukup jauh dari Sean yang bingung dengan situasi yang ada.
“ shutttt.... bisakah kau diam dulu. Kita berada di posisi serius untuk berbincang bukan menggelar stand up comedy!” lelaki itu meletakkan tangannya dipinggang seolah menghakimi estrella yang saat ini sedang menatapnya aneh.
“stand up comedy? Hey bagaimana kau bisa tahu kata-kata asing itu! jangan bilang kau bertransmigrasi?” estrella memandang tajam lelaki itu.
apakah mungkin ada 2 orang sekaligus yang bertansmigrasi dalam novel seperti sekarang ini?
“tak ku kira ternyata kau pintar juga gadis pembantu.” Seringai lelaki itu. Estrella yang disebut pembantu tentu tidak terima dan langsung saja menjambak rambut yang ia sebut sugar daddy itu sampai sang empunya teriak kesakitan, “bodoh! Sudah cantik gini disebut pembantu.
Matamu dimana? Terjatuh atau menggelinding? Atau mau kucongkel sekalian hah?! Estrella semakin bar-bar untuk menrik dan memukul badan tinggi lelaki itu.
“kenapa perempuan ini bar-bar sekali mirip dinda! Kenapa saat gue bertansmigrasi ke dunia lain pun ketemunya cewek macem reog jiwa maung yang bar bar kayak gini sih. Nasib –nasib.” Ucap lelaki itu sambil meringis kesakitan karena estrella.
“dinda? Bahkan kau tahu namaku yang dulu? Wah jangan-jangan kau menguntitku saat aku masuk novel ini ya?” estrella bahkan melebarkan matanya kaget.
Siapa lelaki ini? kenapa ia bisa tahu latar belakangnya sebelum masuk novel? Dukun kah orang ini? atau pesulap merah yang tiba-tiba di cat hitam lalu pindah ke novel karena bosan hidup? Sungguh ajaib sekali.
Lelaki yang mendengar ucapan estrella pun sontak membulatkan matanya, jadi benar bahwa temannya ini bertransmigrasi kedalam novel?
Karma menjatuhkan novel ke selokan kampus memang benar-benar sedasyat ini akibatnya? “ jadi kau benar dinda? Dinda prameswari? Temennya si nina sengklek kan? Ya ampun ini gue Dani... masak kagak kenal orang handsome seantero kampus macan kumbang kek gue sih?” [yang lupa dengan karakter Dani boleh kembali membaca chap 1 karena disana dia muncul sepersekian detik hahaha]