Fifty Six (56)

5.8K 184 38
                                        

Bulan puasa, jangan pada marah-marah sama authornya ya, entar pahala lu pada berkurang 🤣

***Wine memimpin jalan Estrella dan Marie untuk segera menuju ke rumah yang dihuni saat ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


***
Wine memimpin jalan Estrella dan Marie untuk segera menuju ke rumah yang dihuni saat ini. Begitu sudah dekat Wine segera berlari untuk menyembunyikan dirinya agar tidak dilihat oleh orang lain. Ingat, Wine adalah bayangan dari Sean jadi identitasnya tidak boleh diketahui siapapun selain orang yang diperintahkan oleh Sean.

Tanpa kata Estrella dan Marie segera melanjutkan jalannya menuju rumah. Tapi mereka begitu terkejut saat melihat beberapa orang dengan seragam lengkap terlihat sedang berdiri didepan rumahnya. Estrella sebenarnya lebih terkejut dengan ketampanan para petugas itu. Di dunia ini semua manusia nampaknya tidak ada produk gagal ya - gumam Estrella.

Detik itu Estrella langsung merapihkan tatanan rambut dan bajunya yang seolah terlihat kusut, sedangkan disampingnya Marie hanya terlihat bingung menatapnya seperti berpikir -Tuan Putri memang aneh, kenapa aku punya majikan seperti ini.

"Ehm, para Tuan Tuan disini apakah ada perlu dengan pemilik rumah ini~?" tanya Estrella dengan suara yang lembut mendayu, Wine yang mengintai dari jauh dan Marie disampingnya terlihat akan muntah mendengarnya.

Oh iya, saat ini selain petugas ada juga Sean yang nampaknya baru selesai berbincang ikut bereaksi dengan nada bicara Estrella. Bedanya Sean menunjukkan mata melototnya seolah mengancam Estrella untuk mengubah nada bicaranya.

"Siang nona, kami dari petugas kerajaan memiliki tujuan untuk mendata seluruh masyarakat disini. Sebelumnya kami sudah berbincang dengan Tuan Seran suami anda, dan kami dengar nona akan membangun bisnis disini ya?" Petugas itu membalas pertanyaan Estrella.

Saat ini Estrella baru tersadar bahwa Sean sedang menggunakan penyamaran, dengan mengubah warna rambut menjadi agak kehitaman dan kumis tipis yang menghiasi. Tapi ia semakin bingung dengan tampilan Sean. "Emang disini ada ya pewarna rambut dan kumis palsu" gumamnya pelan.

"Oh iya saya is- hah? Sebentar, bisa tuan ulangi perkataan sebelumnya?" ucap Estrella sambil mencerna situasi.

"Kami dengar nona akan membuat bisnis disini?" ulang petugas itu.

"Bukan yang itu, perkataan sebelumnya boleh diulangi lagi?" geram Estrella.

"Oh maksud nona berbincang dengan tuan seran suami anda ini?" tanya lagi petugas untuk memastikan.

"Ya benar, siapa orang bernama Seran yang anda maksud tuan? Saya tidak kenal tuh." jawab Estrella dengan pedenya. Dia tidak memperhatikan wajah Sean yang sedari tadi sudah memberikan kode untuk sandiwara yang mereka lakukan.

Para petugas membalikkan badannya menghadap Sean seolah ingin mengkonfirmasi ucapan Estrella. Sean yang gugup pun lantas menjawab, "Ehm, istriku biasanya memanggil dengan panggilan khusus seperti sayang dan kadang ada panggilan lain juga. Bukan begitu sayang?" matanya bergulir pada Estrella seolah menyuruh cepat menjawab drama yang ia buat.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 09, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

IMPRESSIVE TRANSMIGRATION (Fate : change the story line)  Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang