Halo mochi balik lagi gaes
Btw maap banget ya, lagi banyak tugas dan acara organisasi, bikin kepala mochi nyut-nyutan gak karuan
Seperti biasa jadwal updatenya random ya, selowongnya mochi bisanya kapan wkwkw
Jangan lupa ibadah sama protokol kesehatannya ya
Happy reading gaes ❤️
***
Terlihat seorang gadis kecil yang masih tertidur di ranjangnya dengan wajah yang sembab karena terlalu banyak menangis kemarin. Tentu kalian bisa menebaknya buka? Dia bi iyem. Bu-bukan hehehe dia Estrella.
Dari kemarin bahkan pagi ini, Estrella tidak bisa tidur nyenyak. Dia bahkan terus berpikiran jika tubuhnya tidak dapat kembali ke semula. Oh, itu mengerikan.
"Hoammm....." Estrella bangun dari tidurnya dan turun dari ranjang.
Setelah itu, dia tidak langaung menuju kamar mandi, tapi pergi untuk berkaca. karena masih mengantuk, ia mengaca dengan mata menyipit.
5 menit berlalu
Estrella masih setia berada di depan kaca, dia masih mengamati apa yang di refleksikan oleh si cermin.
"Aaaaaaaaaaaaaa...."
Tiba-tiba Estrella berteriak kencang sekali sampai Marie sang maid pribadinya menghampirinya. "Ada apa nona kecil? Kenapa berteriak?" Bahkan panggilan Marie terasa sangat tidak sopan ditelinga Estrella.
"Malieee kenapa tubuhku belum kembali kecemula?" Tanya Estrella kaget.
"Loh bukannya kemarin nona kecil sudah di beritahu langsung oleh tuan Arthur?" Tanya balik Marie sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Oh ya? Kapan?" Estrella bahkan saat ini mulai memejamkan matanya kembali. Ia memang kaget, tapi matanya tidak bisa diajak koordinasi.
"Kemarin waktu nona kecil berlarian membawa kapak dan mengejar tuan Arthur di taman kerajaan. Tuan Arthur bahkan meminta maaf hampir seratus kali pada nona kecil karena tidak bisa mengembalikan tubuh nona kecil kesemula seperti waktu yang dijanjikan. Nona kecil harusnya tidak boleh begitu. Justru nona kecil harusnya senang karena bisa menjadi imut dan lucu seperti sekarang ini. Bukan kah begitu nona kecil?" Tanya Marie pada Estrella.
"Nona kecil kenapa tidur lagii, dari tadi saya sudah bicara panjang lebar padahal." Marie sebenarnya sudah sangat gemas ingin menampilkan Estrella. Tapi tampang Estrella sangat-sangat menggemaskan.
"Nona kecil sudah ditunggu di ruang makan oleh yang mulia Duke beserta tuan Alden dan tuan davian, Ayo bangun nona kecil." Ucap Marie dengan sedikit mengguncangkan tubuh Estrella.
"Malie? Aku lelah beltubuh kecil sepelti ini. Hiks." Estrella sungguh sangat lelah dengan keadaanya. Menjadi kecil sangat-sangat merepotkan.
"Eh nona kecil kenapa menangis?" Panik Marie karena Estrella menangis.
"Hueeeee...." Teriak Estrella semakin kencang di sertai tangisannya.
"Aduh bagaimana ini? Loh kok malah tambah kencang tangisannya nona kecil?" Marie kelimpungan sendiri untuk membuat Nina kecilnya diam.
"Kalau malie beltanya aku malah ingin tambah menangis hiks..." Hati perempuan memang rapih ya kawan-kawan. Ditanya kenapa menangis malah semakin menjadi.
Bruakkhhh
"Ella kenapa kau sangat lama sekali tur... Loh kenapa menangis nak?" Tanya Duke pada Estrella dan duduk disampingnya ranjang Estrella. Duke juga menatap marie dan menyuruhnya untuk keluar dari kamar Estrella.
KAMU SEDANG MEMBACA
IMPRESSIVE TRANSMIGRATION (Fate : change the story line)
Ficção AdolescenteHARSH WORDS (Bahasa Kasar) || PG 15+ (Bukan novel terjemahan) Karya asli mochiatmadeva, no copas! " Cerita macem apa ini? Bukan antagonisnya ya mati ngapa malah figurannya? Udah perannya cuman selewat malah mati lagi. Mending kabur kek terus jadi pe...
