Jika kamu bumi aku rela menjadi mataharimu, walaupun berjarak 150 juta km, setidaknya aku masih bisa memberi mu kehangatan dari jauh.
-twing-
✄╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌╌ ✄
Seminggu berlalu. Minggu minggu penuh ujian pun dimulai.
Ava menggendong ransel sekolahnya lalu bercermin sebentar dan melangkah keluar kamar.
"Pagi, Ava." Ava tersenyum membalas sapaan robot pembersih rumah yang melewatinya.
Dengan perlahan satu persatu anak tangga pun dipijaknya hingga sampai di lantai dasar yang ramai oleh robot robot besar yang mengerjakan tugas masing masing.
"Ava, sarapan sini." Nezellan melambaikan tangan bermaksud memanggil Ava.
Ava pun melangkah menuju meja makan yang sudah terdapat beberapa makanan sehat.
"Diminum dulu susu nya." Ava duduk di kursi yang biasanya ia tempati dan segera menegak segelas susu yang rasanya agak berbeda. Ia harus terbiasa.
Ava meletakkan kembali gelas yang sudah kosong dan mulai menyantap makanan yang sudah diambilkan Nezellan.
Soal Viva, perempuan itu sudah kembali kerumah karena Ava ditelfon orang tuanya Viva. Saat itu keadaan masih rumit, Ava belum menemukan jalan keluarnya. Bahkan ia belum cerita pada Ratu.
Selesai dengan sarapannya, Ava meraih beberapa pil obat yang sudah disiapkan Nezellan dan bersiap untuk sekolah.
"Viu sama Graciel kemana?" tanya Ava karena belum melihat kehadiran dua robot nya itu.
"Betulin sistem pengenalan diri digerbang depan. Kemarin ada sedikit kesalahan." Ava membulatkan bibirnya mengerti lalu berpamitan pada Nezellan dan melangkah keluar dari rumah.
Ava mengedarkan pandangan dengan matanya yag menyipit karena silau mencari keberadaan Scarviu dan Graciel.
Matanya menangkap Scarviu yang tengah mencocokkan matanya pada sistem dan terlihat gerbang tersebut terbuka.
Scarviu memang bisa di andalkan.
"Ava! Ayo berangkat!" Ava menoleh kearah suara yang menampakkan Graciel yang berada didalam mobil. Ava berlari menuju mobil dan masuk kedalamnya.
"Cantik banget, sih." Ava hanya melirik mendengar pujian Graciel yang tengah terkekeh saat ini.
"Obat nya udah diminum?" Ava mengangguk menjawab pertanyaan Graciel.
Tak lama kemudian, Scarviu datang dengan tampang datar nya memasuki mobil.
"Jangan lari lari, Ava. Nanti capek." Ava menghela nafas lalu tersenyum dan mengangguk. Ava harus mengurangi kegiatan yang melelahkan.
Mobil melaju dengan kecepatan sedang menjauhi pekarangan Mansion bertingkat 3 milik Ava.
° • ° • ° • ° • °
Sampai diparkiran sekolah, Ava keluar lebih dahulu setelah itu kedua robot laki laki nya.
"Jangan curang nanti, ya. Kerjain yang bener," ucap Ava sembar menatap kedua laki laki didepannya yang mengangguk patuh. Ia sebenarnya mengatakan itu hanya sekedar mengingatkan saja, padahal ia tahu keduanya tak akan melakukan kecurangan karena keduanya bisa dikatakan lebih pintar dari Ava.
KAMU SEDANG MEMBACA
All Secrets [End]
Fiksyen Remaja[Follow sebelum membaca] [Belum revisi] °°°°° Tempat mereka, para teman teman nya berkeluh kesah tentang kehidupan yang dijalani. Menjadi 'tempat sampah' teman teman nya, menjadi tempat untuk keluarnya air mata teman teman nya, pelukan hangat yang d...
![All Secrets [End]](https://img.wattpad.com/cover/265250727-64-k168816.jpg)