32. FAKE FRIEND?

107 6 1
                                        

Halo ha semuanyaa. Maafkan author terlebih dahulu karena slow update
Semoga kalian yang baik baca cerita ini sampai part ini udah masukin Dari Abby ke perpustakaan kalian ya

Jangan lupa sebelum baca like dulu, dan isi setiap barisnya sama komentar ya.
Maaf kalau masih ada typo bertebaran. Komen aja langsung kalau ada oke?😍

Bantu aku kasi tahu sobat dunia orange kalian ya tentang cerita Dari Abby. Supaya mereka juga ketemu Abby cs dan Agata cs🤗

Happy reading✨

Karena part ini isinya Anya aja jadi outhor selipin foto Reikanya Putri biar kalian gak lupa sama visualnya💜

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Karena part ini isinya Anya aja jadi outhor selipin foto Reikanya Putri biar kalian gak lupa sama visualnya💜

.
.
.
.
.
.

Jeslyn menarik tangan Anya disaat 10 menit lagi menuju jam istirahat. Alasannya keluar kelas adalah ke toilet. Jeslyn menggunakan cara ini karena dia tahu, mereka tidak bisa bicara hanya berdua karena Jeslyn tahu rasa kepo Felicia yang luar biasa. Anya hanya mengikuti Jeslyn yang setia menggenggam tangannya.

Tidak ada sama sekali penolakan dari Anya. Dia tahu Jeslyn tidak bisa diam disaat salah satu temannya dirundung masalah. Sampai di dalam toilet Jeslyn membuka satu persatu bilik memastikan toilet kosong, setelah dipastikan barulah keduanya bicara di depan cermin keran cuci tangan.

"Nya, lo cerita deh kenapa?" ucap Jeslyn kedua tangannya memegang bahu Anya.

"Apaan sih Lyn, gue gapapa." Anya menyinggirkan tangan Jeslyn yang nangkring di bahunya.

"Gak gini Nya konsepnya, lo gak bisa boong sama gue."

Okay Anya memang tidak bisa lama-lama menyembunyikan semuanya pada orang terdekatnya apalagi Jeslyn. Ini semua akan meledak layaknya bom waktu.

"Emang kalau gue cerita lo bakalan bisa rasain giman rasanya jadi gue? Emang lo bakalan mihak gue ketimbang Agata?" ucapan ketus dari bibir Anya membuat Jeslyn mengerutkan dahinya. Ini seperti bukan Anya yang dia kenal.

"Kenapa gue harus memikah salah satu dari kalian. Emang lo sama Agata kenapa? Lo bisa cerita sama gue Nya."

Anya menarik ujung bibir kanannya. Tersenyum miring seolah meremehkan ucapan Jeslyn yang menurutnya tidak akan mungkin bisa memikah dirinya karena Agata teman dekat Jeslyn.

"Kita temen Nya, lo bisa cerita sama gue. Ketimbang lo pendem sendiri." ujar Jeslyn yang melihat respon Anya seperti tidak mau berbagi masalah.

"Gue cerita sama lo apa lo bisa ngerti? Orang tu kadang cuma denger cerita gue Lyn tanpa mereka mau ngerti. Dan lo-" Anya menunjuk bahu kiri Jeslyn dan sedikit mendorongnya menggunakan telunjuknya itu.

"Lo sahabat Agata, mana mungkin lo mau tinggalin sahabat lo buat gue yang baru masuk pertemanan kalian."

Ucapan Anya barusan membuat Jeslyn menggeleng-gelengkan kepalanya. Seolah Jeslyn benar-benar tidak mengenal orang di depannya ini.

Dari Abby [THE END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang