Alvaro Ravendra, lelaki badboy yang memiliki paras tampan dan harta melimpah. Ia di pertemukan oleh seorang gadis unik yang cenderung menyendiri dan cuek terhadap sekitarnya. Zia Agatha Zemora, ialah gadis tersebut.
Mereka sama-sama memiliki masa l...
Sore ini, Zia mengajak Alexa untuk bermain ke rumahnya yang sempat mereka tunda sebelumnya. Untungnya Alvaro dan Devan tidak mengetahui tentang rencana ini semua, sehingga mereka berdua bisa bebas melakukan apapun tanpa halangan. Seperti saat ini, Alexa memutar video MV Justin Bieber di televisi yang sudah terhubung dengan you tube milik Zia. Mereka berdua melompat-lompat histeris, sembari bernyanyi tidak jelas. Dari arah pintu, Mami Susi menatap ke arah kedua remaja tersebut dengan tatapan datar. Alexa dan Zia menghentikan nyanyiannya karena merasa malu di liat seperti itu oleh Mami Susi.
"Kenapa berhenti? Ayo lanjutin! Mami juga mau ikut," pinta Mami Susi.
Kedua gadis remaja tersebut sama-sama melongo tidak percaya. Dengan ragu, Alexa kembali bernyanyi sehingga perlahan-lahan ia mulai bernyanyi histeris—seperti sudah tidak merasakan malu lagi.
Sementara di tempat lain, Alvaro merebahkan tubuh sembari menatap layar ponsel yang kini menampilkan room chat dirinya dengan ke-empat temannya.
Bersatu kita teguh, bercerai kita duda😎! Season 2.
AnantHa
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ganteng kan gue?
Devanjing Mirip cuy!
You Gue ga bisa bedain
Rey mbayang Pasti lo yang berbulu itu kan?
Devanjing Siapapun tolong selamatkan anjingnya!
AnantHa Parah lo semua!
You Woi An, cewe gue mana?
AnantHa Kok nanya ke gue?
You Kan lo tetangganya bego!
AnantHa Oiya
Devanjing Cewe gue juga ngilang nih
Reyhan Lagi nyari sugar daddy paling Dev
Devanjing Sembarangan lo!
AnantHa Lah, nyokap gue ilang cuy!
Reyhan Di culik duda ga, An?
Alvaro menutup room chat dirinya dengan teman-temannya. Tidak ada gunanya juga ia melihat kegoblokan teman-temannya itu. Ia menghembuskan napas kasar. Apakah kekasihnya baik-baik saja? Pasalnya setelah pulang sekolah, Zia tidak pernah mengabarinya sampai saat ini. Tidak ingin berpikir aneh-aneh, Alvaro tetap harus positif thinking.