Yang mau Four versi PDF bisaa hubungi aku via Instagram ya (helloimnellaaaa)
😈Happy Reading😈
Sebuah fakta mengejutkan yang di dengar Samuel kemarin cukup membuat perasaannya terguncang.
Lelaki dengan wajah manis namun maskulin itu merasa dunianya runtuh saat tahu dia hanyalah seorang anak angkat di tengah keluarganya. Terlebih lagi dia ini adalah anak yang dibuang. Anak yang tidak diinginkan oleh orang tua kandungnya.
Dengan perasan hancur, Samuel memaksa Amelia untuk menceritakan semuanya. Tentu saja setelah menunggu Bimo dan Febi pulang ke rumah. Febi sebagai seorang kakak yang sangat menyayangi Samuel, memeluk sang adik dengan erat selama Amelia bercerita dengan cucuran air mata.
Mungkin ini memang saatnya Samuel tahu. Namun Amelia sedikit menyesal karena Samuel harus mengetahuinya karena ketidaksengajaan dan suasana hati tak menyenangkan.
Bukan hanya Samuel yang berantakan. Baik Amelia, Bimo dan Febi pun merasa sangat kalut dan bersalah.
Dan sekarang mereka semakin kacau karena Samuel kabur dari rumah.
Gianna menjadi orang yang pertama tahu kejadian yang menimpa Samuel. Kebiasaan tidak sopannya yang suka meng-hack CCTV rumah orang, membuat Gianna tahu jika siswanya itu sedang di landa kerapuhan.
"Apa yang akan kau lakukan?" tanya One ketika Gianna sedang mejelajahi CCTV yang terpasang di penjuru kota untuk mencari Samuel sebab ponsel anak itu mati sehingga tidak bisa dilacak.
"Tidak ada," sahut Gianna singkat tanpa mengalihkan fokusnya pada layar.
Kedua alis One bertaut. "Tumben."
"Masalah ini hanya keluarga mereka yang bisa menyelesaikan. Tidak ada yang bisa aku salahkan. Sekarang aku hanya khawatir dengan keadaan Samuel," Gianna kembali meng-klik satu persatu rekaman CCTV dan memperbesarnya. "Where are you, Samuel?" gumamnya.
Kemudian satu objek di layar menarik perhatian Gianna. Setelah diperbesar, bisa gadis itu lihat seorang remaja yang ia yakini adalah Samuel, sedang duduk termenung di atas motornya sambil memusatkan pandangan ke depan. Rumah Irish.
"Selain bocah yang tergila-gila padamu. Sepertinya dia juga sama gilanya menyukai gadis bernama Irish itu," One menunjuk Samuel dengan dagunya sambil tertawa mengejek.
"Iri?" sindir Gianna membuat ekpresi One kembali datar. "Mau ku carikan kekasih?"
"Gak tertarik," sahut One jutek. Matanya melirik sekilas pad Gianna dengan gerakan lambat.
Merasa gemas, Gianna mengulurkan tangan untuk mencubit pipi One yang langsung dihadiahi tatapan tajam oleh si empu. "Kau ini tampan. Kenapa tak punya kekasih?"
"Harus?"
"Tidak juga. Bahkan Zero dan Hunter saja yang lebih tampan masih tak memiliki kekasih," Gianna menghela nafas. "Orang seperti kita memang tak cocok memiliki hubungan semacam itu."
***
Senin pagi, kegiatan pembelajaran ditiadakan karena sudah memasuki minggu selebrasi ulang tahun sekolah. Kegiatan menuju acara puncak yaitu di hari Kamis, diisi dengan banyak lomba yang diikuti oleh seluruh siswa di Halcyon.
Tema yang diusung tahun ini adalah 'Happy Ever After'.
Tujuan sekolah menggunakan tema ini adalah mengingatkan para siswanya untuk selalu bahagia, apapun yang terjadi. Jika sekolah mewajibkan para anak didiknya untuk belajar dan berkarya, maka pihak sekolah pun akan memberikan hak bahagia untuk mereka semua setelah perjuangan yang di lalui.
KAMU SEDANG MEMBACA
FOUR (Selesai)
ActionPembunuh bayaran jadi guru? ________ Gianna Camellia Green mendedikasikan hidupnya untuk balas dendam akan kematian sang adik karena bullying di sekolah. Sampai dirinya terjun bergabung dengan sebuah organisasi 'Crime' terbesar di dunia yang membua...
