[09] Anak Baru?

7.3K 1.1K 51
                                        

"... Lo siapa?" (Name) bertanya, matanya memicing curiga.

Tatapannya bertubrukan dengan sosok cowok asing yang berdiri di samping jendela. Tubuhnya tegap, rambutnya jabrik kayak ayam disetrum, dan ekspresi mukanya sama kagetnya kayak dia barusan liat tuyul pake sneakers.

"STTTT!"

Cowok itu langsung panik dan membekap mulut (Name). Reaksinya cepat, kayak agen rahasia yang lagi diburu. (Name) berontak, mukul tangannya berkali-kali sambil menggerutu.

"HMPH! AMJINC!"

"Plis diem dulu! Jangan bersuara!" bisik cowok itu, matanya ngintip dari sela jendela.

Suara langkah sepatu terdengar mendekat, lalu...

"KUROO!"

Cowok itu---Kuroo---langsung kaku. Wajahnya pias kayak ayam keselek karet. Jantungnya nyaris copot waktu suara lantang Bu Karina menggema di luar kamar.

"KE MANA SI JABRIK ITU?! Awas aja kalo ketemu!"

Langkah kaki Bu Karina perlahan menjauh. Kuroo baru bisa bernafas lega dan melepaskan tangan dari mulut (Name).

"Astag---Asin anjing." gerutu (Name) sambil ngelap mulut.

"Fiuh, selamet." Kuroo langsung terduduk di lantai sambil ngelus dadanya.

"Anjing lo! Apaan sih masuk kamar orang sembarangan?!" semprot (Name), matanya melotot, jari telunjuknya kayak pedang menunjuk ke arah Kuroo.

Kuroo malah nyengir sok imut. "Oh, ada orang toh."

"Buta mata lo?!" (Name) emosi melihat cowok di depannya yang main masuk tanpa permisi. Udah gitu bukannya minta maaf, malah cengengesan tidak jelas. "Lo gila ya! Masuk seenaknya tanpa permisi. Lewat jendela pula. Mau gue teriakin maling?!"

"Harusnya gue sih yang nanya. Lo siapa? Kenapa bisa ada di sini?" Kuroo memasang wajah berpikir.

"Gue murid baru di sini! Ini kamar gue. Lo ngapain di sini? Bukannya asrama cowok di sebelah?"

"Iya, tau asrama cowok di sebelah. Sorry deh. Gue kira kamar ini kosong. Biasanya kamar ini gue pake buat nyembunyiin Marlo."

"Marlo siapa? Cewek lo?"

"Anak gue."

(Name) melotot. "Anj-- ternyata lo duda? Om-om?"

"Walaupun tampang gue kayak duda anak satu, tapi Marlo bukan anak--maksud gue.. bukan anak manusia, dia anak kucing."

"Ya.. makanya ngomong yang jelas biar gak bikin orang salah paham." (Name) menatap Kuroo sinis. "Udah sono keluar. Ngapain masih di sini? Mau gue teriakin?"

"Kita belum kenalan?"

"OGAH! SANA PERGI!" usir (Name).

Kuroo cemberut. "Galak banget si. Kenalan nama doang, nama. Gak mau apa?

"KAGAK MAU! PERGI SANA BURUAN!" (Name) menunjuk pintu keluar.

"Iya-iya... Btw, makasih ya udah nolongin gue dari Miss K." Kuroo menyeringai dan keluar sambil melambai kayak tokoh utama drakor. (Name) langsung nutup pintu dengan keras.

BRAK!

"Astaga... galak banget." Kuroo meringis sambil mengusap-usap dadanya karena kaget.

Ia pun memilih untuk segera kembali ke asramanya karena ia rasa Bu Karina sudah tidak mencarinya lagi. Namun, keberuntungan tidak berpihak padanya.

"KUROO!"

Kuroo tersentak kaget ketika mendengar suara Bu Karina menggelegar tepat di belakangnya.

"AKHIRNYA KETEMU JUGA KAMU!" teriak Bu Karina, langsung menjewer telinga Kuroo.

HAIKYUU X READERS || HIGH SCHOOL ELITE!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang