Sorry for typo and ooc
Happy reading 🤍🤍
>><<
"Pagi, Ter."
"Pagi, cantik."
"Halo, Ter."
"Hai, pretty."
"Halo, Ter. Minggu mau jalan?"
"Liat jadwal dulu ya!" Terushima mengedip pada sang gadis seperti biasa.
Sudah hal biasa kalau Terushima lewat, bakal ada rombongan cewek yang menyapa kayak pawai tujuh belasan. Tinggal kedip--meleleh. Tinggal senyum--keluar daftar antrian buat ngajak jalan. Tapi hari ini, dia gak fokus sama itu semua.
Langkahnya cepat menuju kelas XI IPS 4. Kata Korai, gadis yang dia cari--- (Name)---ada di sana.
"Gue harus liat langsung orang yang bisa nolak Atsumu," pikirnya, penasaran bukan main.
Matanya menyipit, menangkap siluet gadis berkacamata yang familiar banget. Langkahnya refleks berhenti. Netra-nya membulat.
"Itu dia! Si bidadari auditorium!"
Tanpa pikir panjang, Terushima langsung ngegas.
"WOY!" teriaknya sambil lari ke arah gadis itu.
Gadis berkacamata itu noleh. Sebentar, memicingkan mata... lalu celingak-celinguk.
"Iya, lo!" seru Terushima, menunjuk langsung, seolah dia pemain kuis dan baru nemu jawaban jackpot.
Tapi gadis itu malah... melotot.
Dan... BRUK! Dia langsung kabur, narik tangan seseorang di dekatnya.
"HEH, JANGAN KABUR!" teriak Terushima makin penasaran.
"Terushima?" suara Mai bikin dia berhenti mendadak. "Ngapain lo ngejar-ngejar (Name)?"
Terushima membelalak. "(Name)?! Itu tadi (Name)?!"
"Iya, lah." Mai bingung. "Kenapa? Lo kenal?"
Terushima cengar-cengir sendiri. "Gak salah emang dia nolak Atsumu. Orang gue kejar juga kabur."
Mai makin bingung, menatap Terushima dengan tatapan tanya.
"GUE HARUS NGEJAR DIA LAGI!" Dan Terushima langsung tancap gas.
"HEH, JAMET! LO BELUM JAWAB PERTANYAAN GUE!" Mai teriak kesal.
>><<
Sementara itu, di sisi lain lorong...
"Para jin iprit ke mana?" tanya Semi pada Iwaizumi.
"Gak tau." jawab Iwaizumi pendek.
Semi berkacak pinggang. "Tadi katanya mau latihan. Tapi sekarang malah ngilang! Omdo semua!"
"Lo kayak gak kenal mereka aja," kata Iwaizumi.
Semi mendengus. "Chat siapa gitu. Suruh ke ruang musik."
Iwaizumi mengetik cepat. Setelah beberapa detik, dia mendongak. "Kata Futakuchi, mereka di kelasnya Daichi."
Semi mendelik. "Gila?! Gue udah di lantai dua loh! Ya kali gue naik lagi ke atas?"
Saat ini ia tengah menuju ruang musik yang berada di lantai 2 dekat kelas sebelas IPS. Sedangkan kelasnya Daichi berada di lantai 4. Semi ogah kalau harus naik tangga lagi untuk menjemput para dedemit kurang ajar itu.
"Lo bisa tolong panggilin mereka gak? Suruh ke ruang musik. Nanggung ini gue udah setengah jalan." pinta Semi pada Iwaizumi. Berhubung Iwaizumi cuma ikut karena gabut saja dan gak latihan.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAIKYUU X READERS || HIGH SCHOOL ELITE!
Fanfic(Fullname), murid pindahan dari SMA Sukawaras, awalnya mengira hidupnya akan berubah lebih baik setelah masuk ke SMA Haikyuu Elite--sekolah elit dengan segala fasilitas mewah: asrama keren, gedung tinggi ber-AC, kolam renang bersih, dan bahkan lift...
