(Fullname), murid pindahan dari SMA Sukawaras, awalnya mengira hidupnya akan berubah lebih baik setelah masuk ke SMA Haikyuu Elite--sekolah elit dengan segala fasilitas mewah: asrama keren, gedung tinggi ber-AC, kolam renang bersih, dan bahkan lift...
(Name) keluar dari kamar mandi dengan rambut basah. Ia baru pulang tadi dan, untungnya, tidak ketahuan sama sekali. Sepertinya membawa curut-curut itu adalah keputusan yang tepat. Lain kali, (Name) akan mengajak mereka lagi.
"Ah, ngantuk…" gumamnya.
Setelah mengeringkan rambutnya, ia merebahkan diri di kasur.
"(Name) udah selesai mandi?" Alisa bertanya dari balik pintu, hanya kepalanya yang menyembul.
"Udah nih, kak Alisa," jawabnya.
"Langsung turun ke bawah, ya!"
"Aku lagi males makan malem. Boleh gak kalo gak makan?" pinta (Name). Begitu sudah menyatu dengan kasur, bangun lagi adalah perjuangan.
"Boleh sih… tapi kamu gak lapar?" tanya Alisa. Ia kan juga harus memperhatikan kesehatan penghuni kamarnya.
"Enggak. Aku mau tidur aja."
"Alright. Have a nice dream!" tukas Alisa sembari menutup pintu.
"Sebenernya laper, sih… tapi males makan." (Name) bergumam sambil meraih ponselnya di nakas meja.
"Yaudah lah kita nonton film aja, cuss!"
Ia membuka aplikasi streaming dan mulai scroll-scroll mencari film yang seru.
"Hmm, kemarin temen gue ngerekomendasiin ini. Kayaknya boleh juga nih nonton ini," katanya pada diri sendiri.
Setelah memilih film, ia memosisikan diri senyaman mungkin. Sebenarnya, kalau ada cemilan lebih enak sih… tapi males ke bawah.
Baru beberapa menit film berjalan, sebuah notifikasi masuk. Kening (Name) mengerut saat melihat siapa yang mengirim pesan. Ia membuka aplikasi chat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.