[22] Gosip

6.4K 1K 490
                                        

PERBANYAK KOMEN GES BIAR AING TEH SEMANGAT NULISNYA💪

Komen kalian semangatku🙆🏻

HAPPY READING!!🤍🤍

>><<

"Udah selesai, (Name)?"

(Name) yang baru keluar kamar mandi mengangguk. "Udah."

Ia sudah rapi dengan celana training dan kaos partai--bercanda, kaos hitam kebanggaan miliknya.

"Mau turun ke bawah duluan?" Alisa bertanya.

(Name) mengambil ponselnya yang ia letakkan di nakas meja. "Nanti aja. Mau nungguin Mai. Lagian aku juga belum tau dapurnya ada di mana."

"Oke." Alisa menyetujui.

"Alisa, ayo ke bawah!"

Pintu terbuka menampakan sosok dua orang gadis yang berjalan masuk menghampiri Alisa.

"Sebentar!" Alisa menyahut, buru-buru merapikan tempat tidurnya. Matanya bergulir pada (Name) yang menatap pada dua gadis yang memanggilnya tadi.

"Oh iya! Lupa kenalan!" Ia menepuk jidatnya pelan. "(Name) kenalin, ini Kiyoko sama Yukie. Kelas 3. Mereka berdua juga penghuni kamar ini. Kamu belum kenal mereka kan?" Alisa menunjuk gadis berkacamata dan gadis dengan wajah mengantuk. 

"Ini Kiyoko? Cakep bjir. Pantes si Tanaka sama Noya naksir." (Name) membatin ketika melihat Kiyoko.

(Name) tersenyum. "Halo, Kak. Salam kenal. Aku (Name)."

"Hai. Selamat datang, ya." Kiyoko tersenyum kecil. Suaranya lembut.

(Name) membatin dalam hati. Orang se-soft spoken ini harus dikejar-kejar sama dua orang yang suaranya kayak sound horeg? Menajiskan. Kalau (Name) jadi Kiyoko, Tanaka dan Noya akan langsung dimasukkan ke dalam daftar hitam untuk diblacklist dari kehidupannya.

"Halo, (Name). Kalo gak salah.. lo (Name)-- (Fullname) yang nolak Atsumu tadi ya?" Yuki bertanya, wajahnya tampak mengingat-ingat.

(Name) kaget. "Kok tau, Kak?"

"Semua orang juga tau kali. Gosip kayak gitu mah cepet banget nyebarnya. Apalagi menyangkut Atsumu."

"Secepat itu?!"

"Welcome to Elite," kata Yukie sambil nyengir. "Tapi menurut gue, lo keren sih."

"Loh? Keren gimana?"

"Ya, siapa lagi yang punya nyali nolak buaya legendaris Elite High cabang Bekasi itu?" Yukie menepuk pelan bahu (Name). "Udah kayak upacara tolak bala."

Alisa tertawa pelan. "Atsumu tuh emang gitu, bercandanya suka kelewatan."

"Lo terlalu polos, Lis. Udah digodain beberapa kali sama Atsumu, masih aja positive thinking." Yukie melirik Alisa tak habis pikir.

"Loh?" Alisa bingung, tampak tidak terima. Padahal menurutnya Atsumu hanya beramah-tamah saja.

"Jangan dengerin. Alisa bego kalo soal ginian." Yuki merangkul bahu (Name).

"Kalo kamu gak nyaman, lapor ke OSIS aja. Nanti aku bantu tangani." Kiyoko menyarankan.

"Eh? Aman kak. Masih bisa aku tangani sendiri kok." (Name) nyengir.

Kiyoko mengangguk singkat. "Ya udah. Ayo ke bawah. Makanannya udah siap."

"Ayo!" Yukie menarik (Name).

"Eh, kak--bentar! Kalian duluan aja. Aku masih nungguin Mai."

Yukie menatap (Name), lalu melirik Alisa yang mengangguk. Ia melepaskan rangkulannya pada gadis itu.

HAIKYUU X READERS || HIGH SCHOOL ELITE!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang