Kringgg
"Waktu pulang telah tiba. Silahkan pergi ke asrama masing-masing dan selamat beristirahat!"
"(Name) mau ke asrama?" Mai menghampiri (Name) yang sedang membereskan barang-barangnya.
(Name) yang sedang meresleting tasnya mendongak. "Iya."
"Kita bareng aja, yuk!" ajak Mai antusias.
Teman-teman mereka mulai keluar kelas satu per satu. Termasuk Osamu--teman sebangku (Name)--yang sudah siap pulang dan hanya menunggu (Name) berdiri supaya bisa lewat.
"Ryu ayo buruan, kita harus cepat-cepat!"
"Sabar dong!"
(Name) berdiri dan menoleh ke belakang, melihat Tanaka dan Nishinoya ribut merapikan barang mereka seperti dikejar waktu. Mereka asal memasukkan semua ke dalam tas dan buru-buru menutupnya.
"Kalian mau ngapain sih? Buru-buru banget kayaknya." (Name) heran.
"Aduh, biasa itu mah. Mau nyusul Kak Kiyoko," jawab Mai sambil memutar matanya. Udah terbiasa dengan kelakuan dua makhluk itu tiap pulang sekolah.
"Kak Kiyoko?" (Name) menaikkan sebelah alis.
"Gebetannya." Mai menyahut agak malas. "Mereka pasti rebutan mau bawain tas nya kalo pulang sekolah."
"Padahal kelas dua belas ada di lantai empat. Kalian gak capek apa dari lantai dua naik ke lantai empat?" Mai melanjutkan.
"Kalau buat Kiyoko mah nggak ada capeknya!"
"Kita cabut duluan ya!"
Tanpa aba-aba, keduanya melesat seperti kilat dan menghilang di balik pintu kelas.
(Name) menoleh ke sebelah, ke arah Osamu yang bersiap pergi.
"Osamu mau balik ke asrama?"
"Gue mau nyusul si kuning tai dulu," jawab Osamu dengan datar sambil menyampirkan tasnya di bahu kanan dan melewati (Name).
"Pftt ..." (Name) menutup mulutnya, berusaha untuk menahan tawanya meskipun ia sebenarnya ingin ngakak.
"Yaudah kita duluan, ya!" Mai melambaikan tangan. Mereka segera berjalan beriringan menuju asrama.
Sementara itu, Osamu berhenti di depan pintu. Pandangannya melirik Suna yang baru keluar sambil memainkan ponsel.
"Lo suka sama (Name), ya?" tanya Osamu tiba-tiba.
Langkah Suna langsung terhenti. Matanya berpindah dari layar ponsel ke Osamu. Ia mengerutkan alis, menatap heran. Mau pulang, malah ditodong pertanyaan macam-macam.
Osamu melipat tangan di depan dada. "Soalnya lo kayak naruh perhatian lebih ke dia. Gue beberapa kali liat lo lirik-lirik dia."
"Kenapa lo bisa langsung nyimpulin begitu? Merhatiin bukan berarti suka." Suna menyahut datar sambil kembali fokus ke ponselnya.
"Oh jadi lo ngaku kalo lo merhatiin?" Osamu menaikkan sebelah alisnya dengan wajah mengejek. Sudut bibirnya membentuk seringai kecil.
"Lo sendiri malah cosplay jadi Atsumu." Suna membalas dengan dengusan.
"Ngapain gue cosplay jadi Atsumu?!" Osamu mulai tersulut.
"Sok-sokan benerin poninya padahal sama sekali gak berantakan. Lo kayak Atsumu yang suka modus." Suna menyeringai puas.
"Sial, jangan samain gue kayak dia! Enak aja lo!"
"Enak lah." Suna menjawab santai dan melenggang pergi dengan seringai mengejek.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAIKYUU X READERS || HIGH SCHOOL ELITE!
Fanfiction(Fullname), murid pindahan dari SMA Sukawaras, awalnya mengira hidupnya akan berubah lebih baik setelah masuk ke SMA Haikyuu Elite--sekolah elit dengan segala fasilitas mewah: asrama keren, gedung tinggi ber-AC, kolam renang bersih, dan bahkan lift...
