[50] Ulah Cheryl

5.6K 690 214
                                        

Hi, ges, ak updet😋

Ketik 1 klo klean syng ak😁

>><<

"Kalo mau mati, gak usah ngajak-ngajak! Ai sia gelo!"

"Gue masih mau kaya, tau!"

(Name) ngomel-ngomel pada Suna yang malah pasang muka polos setelah main kebut-kebutan di jalan sampai bikin dia teriak-teriak hampir jantungan.

Liburan sudah habis, saatnya balik ke sekolah. Yaku berangkat lebih dulu karena ada urusan, jadi (Name) terpaksa bareng Suna. Padahal dia sudah bilang bisa pergi sendiri, tapi si ibu negara di rumah ngelarang. Alhasil, harus bonceng sama tiang suntet satu ini.

"Kalo pelan-pelan, lama nyampenya, (Name). Gue juga ada urusan." kata Suna santai. "Yang penting lo selamet, kan?" lanjutnya dengan wajah tanpa dosa.

(Name) mendengus, menyerahkan helm dengan tatapan membunuh.
"Dasar! Lelaki egois! Lelaki kardus! Lelaki wedhus!"

Suna menghela napas. "Abis ini gue traktir."

"Lo kan emang masih punya hutang traktiran sama gue!" (Name) menunjuknya kesal.

"Wih, traktiran? Gue ikut!" Tanaka yang baru datang bareng Nishinoya langsung nyamber.

Mereka turun dari mobil pick-up putih dengan kacamata hitam, kaos oblong, dan celana pendek—persis bapak-bapak pulang mancing.

"Yeuh, lo gak diajak!" seru (Name).

"Lo dateng bareng Suna, (Name)?" Noya menurunkan kacamatanya, pura-pura nyelidik.

"Gak! Gue terbang!" semprot (Name).

"Yaelah, gue kan cuma nanya?" Noya cemberut. "Marah-marah mulu jadi orang. Padahal baru selesai liburan. Kagak seneng apa, ya, dia?"

"Liburannya gak mancing kali," celetuk Tanaka.

"Mancing dia." Suna menanggapi dengan berbisik." Mancing emosi."

Tiga cowok itu ngakak, bikin (Name) melotot. "Awas aja lo!" ancamnya sebelum melangkah pergi.

"Waduh, tuan putri merajuk," kata Noya panik.

"Bahaya nih, bisa-bisa gak dapet contekan," timpal Tanaka.

Mereka saling pandang, lalu kompak berseru. "Kejar, cok!" dan langsung ngibrit.

Suna cuma geleng-geleng. Nanti juga dia baikan sendiri, pikirnya. Ia menenteng tas, mematikan motor, lalu...

"Hai, Suna!"

Seorang gadis tiba-tiba muncul dan langsung menggandeng lengannya. Suna memandang Cheryl dengan wajah tak suka, berusaha melepaskan diri.

"Gimana liburan lo?" tanya Cheryl ceria, tak menggubris sikapnya.

"Biasa aja," jawab Suna malas.

"Itu karena lo gak liburan sama gue. Lo kemana aja sih? Gak bisa dihubungin! Padahal gue mau ngajak lo ke acara bokapnya Kuroo kemarin. Seru lho kalo kita dateng bareng."

"Ada urusan," potong Suna.

Cheryl mengerucutkan bibir. "Urusan apaan?"

"Urusannya sama lo?" nada Suna ketus.

"Gue kan cuma nanya."

"Gue juga gak harus jawab."

"Ya harus lah! Kemarin gue telpon lo—"

HAIKYUU X READERS || HIGH SCHOOL ELITE!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang