[12] XI IPS 4

7.2K 1.1K 313
                                        

"Mana ceweknya, Kur?" tanya Oikawa penasaran.

"Mana ya?" Kuroo bertanya balik sambil celingak-celinguk, mencari sosok gadis yang pernah ia lihat sebelumnya. "Gue gak liat dari tadi."

"Dia anak baru kan?" tanya Atsumu yang tengah memakan coklat pemberian fansnya.

Baru masuk, lokernya sudah penuh dengan coklat beserta surat-surat menggelikan lainnya. Karena Atsumu belum makan, jadi ada baiknya ia makan coklat untuk menaiki moodnya.

"Kayaknya sih. Deretan anak baru tuh di barisan pojok atas dekat pintu keluar. Gue liat tadi cuman ada dua orang doang, satu cewek, satu cowok. Dan cewek yang di situ bukan cewek yang sama kayak yang gue liat." Kuroo memicingkan matanya.

"Terus cewek yang lo liat mana?" tanya Oikawa, gemas.

"Gak tau. Ini gue juga lagi nyari." sahut Kuroo sebal.

"Kemungkinan besar cewek yang lo liat itu udah keluar auditori duluan." Semi menanggapi. Entah bagaimana ia bisa diseret oleh Kuroo untuk mencari si cewek incaran mereka. Padahal Semi malas sekali.

"Kayaknya sih. Soalnya duduknya aja dekat pintu keluar." Kuroo setuju, masih celingukan, tapi Nihil. Ia tidak menemukan sang gadis di mana pun. Apakah ia hantu? Bisa menghilang sendiri?

"Atsumu mana?" teriak Terushima yang tengah berlari ke arah mereka.

"Gue, kenapa?" Atsumu mengangkat tangannya.

"Ayok kelas!" ajak Terushima.

"Bentar, gue masih penasaran sama cewek yang dibilang Kuroo." ucap Atsumu.

"Masih belum ketemu?" tanya Terushima, yang lain menggeleng.

"Abis dari mana lo, Ter?" tanya oikawa.

"Gue kebawa kerumunan malah nabrak cewek. Udah gue tolongin, bukannya bilang makasih, malah gue yang dimaki-maki." Terushima merengut.

Kuroo langsung menoleh. "Ciri-ciri nya kayak gimana?"

"Pake kacamata bulet, ada poninya, manis banget kayak gulali. Tapi gue belum pernah liat mukanya." Terushima menjawab sambil mengingat-ingat.

"Mungkin itu cewek yang lo liat, Kur."  Semi menerka.

"Bukan! Cewek yang gue liat gak pake kacamata." Kuroo menyanggah.

"Btw, Ter. Tumben banget merhatiin cewek lain?" Oikawa mencibir.

"Teru kan kerjaannya emang merhatiin cewek doang," sinis Semi.

"Tapi cewek yang biasanya Teru perhatiin tuh yang sexy, montok, cakep, kayak si Cheryl." Oikawa berpendapat.

"Nah iya. Tumben banget lo notice cewek pake kacamata? Kayak bukan lo aja." Atsumu menambahi, menatap Terushima heran.

"Yaelah. Tipe mah bisa berubah-ubah kaleee. Tuh cewek juga cakep, manis, imoed. Gimana gue gak kecantol Lagian, Kiyoko kan juga sama kayak tuh cewek. Gue juga demen." Terushima membalas santai.

"Lah iya ya." Atsumu tersadar.

"Emang dasarnya aja buaya. Semuanya disikat." Semi memutar bola matanya, malas.

"Kayak lo enggak aja!" sinis Terushima.

Daichi menghela napas dan geleng-geleng kepala. Ia mendengar mereka semua. Tiap hari, kayaknya kurang afdol kalo gak bahas cewek.

"Udah sono ke kelas! Pelajaran pertama Bu Karina. Jangan sampe lo disuruh berdiri di depan kelas, di hari pertama masuk sekolah!" Daichi bersungut, menarik kerah belakang Kuroo dan Oikawa.

"Santai aja kali. Kalo gue dihukum, gue tinggal ajak lo." Kuroo mengedip ke arah Daichi, sedangkan Oikawa nyengir kuda.

"Bajingan lo!" maki Daichi.

HAIKYUU X READERS || HIGH SCHOOL ELITE!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang