21°C

72 10 0
                                        

"Leedo kerasukan apaan anjir?"

Pertanyaan Keonhee barusan memecah keheningan dirinya dan keempat temannya yang tengah makan di kantin saat istirahat pertama. 

Sorot mata kelima anggota ONEUS itu kini menatap Leedo yang tengah berjalan di kantin, agak jauh dari tempat mereka duduk, dengan Chaerin di sebelahnya.

"Lah, itu Chaerin, kan?" tanya Hwanwoong tak percaya.

Seoho mengedipkan matanya berkali-kali. Tak percaya Leedo kembali berjalan di samping gadis itu setelah nyaris setengah tahun tidak berkomunikasi dengannya lagi.

"Wah, ada yang enggak beres, nih," celetuk Xion.

"Rav, kenapa tuh temen lo begitu?" tanya Seoho.

"Kok nanya gue?" ketus Ravn.

"Kemarin kan lo di lapangan berdua sama dia. Dia abis kenapa?" tanya Seoho.

Ravn mengedikkan bahunya, tak mau ikut campur.

"Sumpah, ini Chaerin jangan-jangan pergi ke dukun buat melet Leedo lagi," ucap Hwanwoong asal.

"Mulut lo asal bunyi aja," tegur Keonhee. "Tapi kok dia mau sih jalan berduaan sama Chaerin lagi?"

"Tau, tuh orang padahal gayanya benci banget sama Chaerin," sahut Xion.

"Gue jadi Leedo sih, kalau udah diselingkuhin, gak mau liat muka orang yang nyelingkuhin gue lagi," timpal Hwanwoong.

"Dari kemarin gue udah enggak lihat Leedo deket-deket sama Yena lagi. Ada masalah, ya?" tanya Seoho.

Laki-laki itu kini melirik Ravn yang masih asik memakan nasi katsunya.

"Kenapa, sih?" tanya Ravn risih.

"Lo pasti tahu sesuatu kan?" tebak Seoho.

"Kenapa lo curigain gue?" balas Ravn.

"Lah, lo kan juga dekat sama Yena," ujar Seoho.

"Hah? Ravn dekat sama Yena?" tanya Hwanwoong kaget.

"Ini hot news," celetuk Xion usil.

Ravn memutar kedua bola matanya, berusaha untuk tidak peduli pada keempat teman-temannya itu.

"Kenapa, weh? Kalau Leedo udah dekat-dekat Chaerin lagi gue harus turun tangan," kata Keonhee. "Gak mau gue dia nanti mewek diselingkuhin lagi."

"Mungkin itu unintentional. Mereka sama-sama lagi jalan tapi kelihatannya kayak jalan bareng," balas Ravn.

"Gak disengaja kata lo? Nempel gitu anjir," ucap Hwanwoong.

"Lah lah... Kok duduk disana? Kan kita disini," tanya Xion heran.

Ravn menatap Chaerin dan Leedo yang duduk berhadapan di salah satu meja di kantin. Sejujurnya ia sendiri juga heran mengapa temannya itu kembali dekat dengan Chaerin setelah sebelumnya ia sangat membenci perempuan itu.

"Ada yang salah sih ini," ujar Seoho.

Ketika keempat temannya tengah sibuk menebak ada apa dengan Leedo, Ravn memilih untuk segera menghabiskan makannya dan pergi menghampiri seseorang yang akhir-akhir ini mengisi hidupnya.
________________________________________________________________________________

Yena tersentak kaget saat kepalanya tiba-tiba menghantam sesuatu ketika ia sedang berjalan sambil menatap layar ponselnya.

Ia mengelus keningnya dan mengintip apa yang baru saja ia tabrak.

Ia mengelus keningnya dan mengintip apa yang baru saja ia tabrak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ice Cube Lover || ONEUS RAVNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang