Chaerin menatap Hayoung tidak percaya di sebuah restoran di dekat perumahan Chaerin. Sabtu siang ini, Hayoung tiba-tiba memberikan pesan singkat kepada Chaerin untuk menemuinya disana. Tentu saja Chaerin menyetujuinya, Hayoung dan Chaerin lumayan dekat walau mereka sering beradu mulut.
Mereka cukup dekat karena sama-sama pernah didekati salah satu anggota ONEUS. Oleh karena itu mereka jadi sering bertegur sapa dan berbagi cerita.
"Kenapa lo baru sadar kalau Yena tuh semenyebalkan itu?" tanya Chaerin heran.
Hayoung mendengus.
"Gue kemarin lihat Ravn usap kepala dia," jawab Hayoung yang nyaris membuat Chaerin tersedak minumannya.
"The fuck? Eodiya?" tanya Chaerin.
"Di lorong kelas 11," jawab Hayoung.
"Idih, Young, udah gue bilang kan lo harus hati-hati sama si Yena. Kang caper gitu, Ravn aja luluh," ucap Chaerin.
"Gue juga bingung kenapa Ravn luluh sama modelan kayak dia. Sok asik, sok baik, sok manis, gatau diri pula. Najis," balas Hayoung.
"Eh, kemarin anak-anak heboh lo jalan sama Leedo di sekolah. Kok bisa?" tanya Hayoung tiba-tiba.
"Hah? Gue?" Chaerin mengerutkan dahinya.
Hayoung mengangguk.
"Kaga. Gak ada apa-apa," ujar Chaerin terkesan tidak peduli.
"Beneran? Leedo biasanya ngehindarin elo, kok tumben kemarin lo jalan sama dia?" tanya Hayoung.
"Lo lagi ngeledek gue, ya?" ucap Chaerin.
"Dih, ngarep lo," ketus Hayoung.
"Gak ada apa-apaan, dah. Leedo juga gak bilang apa-apa ke gue. Kebetulan doang kali, lagi jalan sebelahan jadi kelihatan kayak jalan berdua," jelas Chaerin.
Hayoung membulatkan mulutnya.
"Nih tujuan lo nyuruh gue ketemuan sama lo disini apaan, sih?" tanya Chaerin. "Gue mau pergi nih, cepetan."
"Iya iya, duh, orang sibuk beda," ujar Hayoung.
"Gue mau ngasih pelajaran buat Yena," kata Hayoung.
Senyum Chaerin mengembang.
"Maksud lo?"
"Ya dia udah jelas ngerebut Ravn dari gue. Semua orang juga tahu kalau gue suka sama Ravn dan cuma gue satu-satunya yang boleh dekat dengan dia," jelas Hayoung.
"Wow... Oke... Pelajaran yang lo maksud?" tanya Chaerin.
Hayoung menyunggingkan senyum miringnya. Ia mulai menjelaskan rencana yang akhir-akhir ini ia pikirkan kepada Chaerin dan membuat mata Chaerin terbuka lebar.
"Jinjjaya?!" Chaerin tidak percaya.
"Eoddae?" tanya Hayoung.
"Jaemigetda," celetuk Chaerin.
"So, would you give me a hand?" tanya Hayoung.
Chaerin mengangguk mantap.
"Anything to destroy Yena because she keeps messing up with us," ujarnya tanpa keraguan sedikit pun.
________________________________________________________________________________
Satu minggu pun berlalu. Tak banyak yang berubah dari kehidupan SMA Yena. Hanya saja rumor Leedo yang menyukai Yena itu lama-lama mereda karena keduanya sama-sama saling menjauh. Leedo tidak lagi bertukar sapa dengan Yena, bahkan sudah tidak ada lagi tatapan hangat dari laki-laki itu kepada adik kelasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ice Cube Lover || ONEUS RAVN
FanfictionYena tidak pernah berpikir dirinya akan jatuh hati pada seorang kakak kelas super dingin dan misterius bernama Ravn. Dibalik sikap dingin Ravn, ternyata laki-laki itu memiliki masa lalu yang cukup kelam. Mampukah Yena meluluhkan hati Ravn? Apakah Ye...
