Seperti yang dibayang kan 2 A, Aliya dan Andika jika si mungil,si boncel dan si bocil mereka,gak bakal mendengar apa kata mereka secara sudah terlihat,gadis mungil itu sangat tidak nurut dan keras kepala,baru dikelas tadi mereka menyuruh nayara untuk jangan dekat-dekat cowok bernama Aldian lagi,tapi sekarang lihatlah gadis mungil itu begitu nempel pada cowok dingin dan misterius di sekolahan mereka.
Dua sejoli yang sangat jauh dari ekspektasi,dimana seorang cowok bermuka datar,dingin dan beraura suram bersanding dengan nayara gadis cerewet,banyak ngomong,bawel dan blak-blakan,Aliya berdecih saat melihat senyum lebar arah kala berbicara pada Aldian yang hanya diam,entah dia mendengar atau tidak gadis itu tetap mengoceh,sedang kan Andika cowok itu sudah mengepal kan tangan melihat dua sejoli yang sayang nya terlihat serasi.
Pasangan itu sedang berdiri di STAN penjual, dimana terlihat aldian sekali-kali merangkul pinggang Ara saat murid lain ingin menabrak nya, sorot mata Andika begitu tajam menatap tangan Aldian yang menyentuh Ara, murid lain jangan di tanya mereka sudah heboh sedari awal pasangan itu datang,gimana tidak murid terkenal dingin sekarang malah berjalan beriringan dengan gadis terkenal keimutan nya,sebagian dari mereka memfoto fenomenal pasangan yang sangat beda karakter itu...
"Apa sih yang diliat naya, malah memilih ngejar cowok dingin itu.!!" Ucap Aliya geram,dia merasa Aldian sangat tidak pantas untuk nayara.
"Gue rasa otak Naya sudah tercemari,maka nya ngejar cowok gila itu... Sialan gue benar-benar gak terima.!!" Sahut Andika kesal.
Aliya menoleh menatap Andika yang masih menatap Ara didepan sana.
"Lu suka Naya dik.??"
"Naya gadis polos gak munafik... Siapa yang gak suka Naya.!!" Jawab Andika tersenyum kecil.
Aliya mengangguk paham "iya lu bener, Naya gadis yang gak bisa di tebak gak bermuka dua ke tuh cewek.!" Timpal Aliya menatap ke meja lain,Andika mendengar itu langsung melihat arah yang di lihat Aliya.a
"Cewek itu nyata banget kalo lagi caper sama mereka,termasuk elu juga.!!" Ujar Aliya.
"Ciih gadis kek gitu sangat terlihat apa yang dia ingin kan, sama sekali gak menarik .!" Jawab Aldian acuh tak acuh,Cukup lama mereka terdiam hingga sebuah suara mengagetkan mereka.
Praaanngg
"Ya ampun jul,lu gak apa-apa kan Jul.??" Suara cewek sedikit cempreng menyadarkan orang di kantin yang sempat terkejut.
"Jul.!! Lu kok diem. Lu gak apa-apa kan Jul.?" Kembali suara gadis imut terdengar.
"Prrrttt.... Tuh bocah nama orang asal nyebut dah.!!" Ujar aliya menahan tawa agar tidak meledak.
"Susah ketemu sama cewek spesis kek dia.!" Sahut Dika yang tak jauh beda dengan Aliya.
Sebagian orang kantin hanya tersenyum geli mendengar panggilan dari ara,untuk cewek yang terduduk serta baju kotor nya.
"Kok gak jawab si Jul.?? Kan gue nanya.!!"
"Nama ku Julia,jangan memanggil ku seperti itu.!!" Meski suara nya lembut tapi tidak menutupi kekesalan di wajah nya.
"Iya nama lu julia tapi gue cuma manggil lu Jul, gak apa-apa kan.?" Jawab nya polos.
Gadis yang bukan lain adalah julia menarik nafas,ia menatap Ara tajam dan kesal dimana semua itu di lihat oleh para pawang nayara.
"Hiks... Hiks... Sakit.!!"
Mata Ara melebar mendengar tangisan Julia dia gelagapan,karna tangisan gadis itu cukup keras.
"Ada yang sakit ya.?? Ayo kita ke uks.!!" Ucap Ara lagi sambil jongkok ingin membantu Julia berdiri,saat sudah mau bangkit Julia malah menghempas kan tubuh nya sampai terduduk kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Figuran Or Protagonis
FantasyNayara gugen aghata gadis cantik terkenal dengan sikap jutek nya, dia di kenal si mungil jenius tidak ada yang bisa menebak sikap gadis itu,namun dia bersikap gimana orang bersikap padanya... bagaimana jadinya jika gadis mungil nan jutek itu masuk k...
