Yang sudah membaca cerita ini, tolong jangan spoiler alur cerita dan endingnya!
"𝐋𝐨 𝐧𝐲𝐮𝐫𝐮𝐡 𝐠𝐮𝐞 𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐢𝐧 𝐢𝐬𝐭𝐫𝐢 𝐠𝐮𝐞? 𝐋𝐨 𝐠𝐢𝐥𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐠𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚?"
Sejak kecil, Elbara sudah ditinggal mamanya. Mamanya lebih...
Elbara berdecak kesal lantaran sejak tadi Shella terus mengirimkan pesan. Elbara hanya membaca pesan yang dikirimkan Shella. Dia sama sekali tidak tertarik untuk membalas pesan dari mantannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Gak waras!" Elbara menyimpan ponsel di meja.
"Apanya yang gak waras?"
Elbara menoleh ke arah istrinya, lalu cowok itu menyenderkan kepalanya di sandaran sofa dengan tangan yang dilipat di belakang kepala.
"Bukan apa-apa," balas Elbara.
Kayla berdeham pelan. Kayla menggeser tubuhnya menjadi lebih dekat dengan suaminya. Satu detik kemudian, Kayla menanyakan sesuatu yang mampu membuat Elbara terdiam beberapa saat.
"Gimana rasanya dipeluk mantan?"
"Sayang——" Ucapannya terhenti lantaran ada panggilan masuk dari Shella. Hal tersebut tidak luput dari perhatian Kayla. Dengan cekat, Kayla mengangkat panggilan dari Shella. Dia sangat penasaran, sebenarnya ada apa malam-malam gadis itu menelepon Elbara.
"Bara."
"Elbara."
"Sayang."
"Bilang sayang sama suami orang! Shella, lo itu cuma masa lalunya suami gue," potong Kayla membuat Shella buru-buru mengakhiri panggilannya.
"Kalau Raymond enggak ngomong sama aku, pasti aku gak bakal tau kalau kamu dipeluk Shella."
Elbara sama sekali tidak menggubris Kayla. Cowok itu sejak tadi hanya fokus menatap wajah cantik istrinya. Kayla yang dilihat seperti itu memilih untuk melemparkan boneka hingga mengenai wajah suaminya. Namun, bukannya menjauh. Elbara semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Kayla sehingga memojokkan Kayla ke sudut sofa.
"Cantik banget istrinya Elbara," ucap Elbara dengan suara yang terdengar agak serak.
"Awas kalau kamu pelukan lagi sama Shella!"
Elbara mengangguk. Dia sangat paham kalau saat ini istrinya sedang cemburu. Kayla tahu betul kalau waktu SMA, Elbara dan Shella bucin banget. Kayla sangat takut kalau suatu saat nanti Elbara kembali mencintai Shella.
"Kamu enggak bakal cinta lagi sama Shella, kan?"
Elbara menoleh kala istrinya menanyakan hal tersebut. Rupanya, Kayla tidak mengetahui kalau sebenarnya waktu itu Elbara dan Shella pacaran bukan karena Elbara yang menembak Shella. Melainkan, Shella.