7

56 1 0
                                        

"Hai Ra mau main heehe" Jay

"Oh oh oke oke silahkan masuk kawan kawan tadika ceria" tawa Ira.

Heran kenapa hanya Jay dan Vano lalu Key kemana mungkin dia sibuk. Tak lupa camilan aku hidangan. Mereka biasa saja tidak ada keberatan apa begitu cepat melupakan hal itu.

"Ra gue sebenarnya kecewa sama lo dan lo udah jelasin maksudnya ke Key, kita berusaha ngerti setidaknya lo terbuka" Vano tersenyum sinis.

Wah kesempatan ini "iya ya aku mau bilang tapi gak ada Key-"

"Bia-rri-n na-nti aja lou cerita ke dia 2x nan-ttui dahpet pa-halau" mulut Jay penuh makanan.

Jadi gini guys perlahan lahan ku ceritakan agar mereka memahami. Waktu cerita cukup lama bersyukur mereka memahami tapi 1 hal aku belum menanyakan apa yang terjadi pada mereka. Dan akan menanyakan hal DO sekolah perasaan semua sudah fine memang terlihat tidak ikhlas kenapa tiba tiba ada masalah besar?

Langkah kaki dari luar

"Ra gue denger semua" terlihat seseorang di depan pintu yaitu Key. Dia mendengarkan pembicaraan kita dari luar. Memang Key orang nya tidak mau dibodohi akan kebenaran.

Kemudian Key masuk bergabung bersama kami. Beruntung mereka percaya meski ada kecanggungan sedikit. Raut wajah mereka akan berbicara.

"Ira maafin kami udah salah paham terutama sama lo akan kejadian ini. Kami pikir lo ga percaya lagi terus lebih milih curhat sama cowok itu. Ternyata banyak kejadian dibalik itu" Vano menatapku penuh salah.

"And gue minta maaf salah paham sama lo maafin gue gak tau apa apa tentang lo. Sedikit sulit menerima kebenaran gue berusaha buat percaya karena gue tau lo kayak apa" Key meneteskan air mata. Ia merasa bukan teman terdekat yang baik.

"Detik ini guys kalian harus jujur jangan ada di tutupin dan lo Ra gak usah ngerasa gak enak buat bicara kita ini kan geng bebas so bebas curhat hahahahaha" ujar Jay mengubah suasana.

Akhirnya kedekatan kami kembali terjalin benar kata ZMG lebih baik terbuka. Resiko pasti ada yang penting harus berusaha menunjukkan kebenaran. Mereka memeluk Ira bersamaan. Tentang masalah mereka akan ditanyakan Ira saat masuk sekolah. Bincang bincang tawa tawa bersama kemudian mereka pulang.

Hari ini hari bahagia Ira sepanjang hidupnya 1 masalah kelar belum sepenuhnya. Dia sadar usaha tidak akan mengkhianati hasil. Betapa senangnya Ira bisa tidur nyenyak dengan membawa novel. Buku ini akan Ira baca sampai akhir.

"Persahabatan tidak perlu saling mengerti. Karena sahabat akan saling menerima hal yang tak bisa dimengerti"

-Geng bebas you are my life.


✨✨
Aku melangkah kan kaki sepanjang jalan sekolah deg berhenti tentunya bersama geng bebas

I do not expect hal ini berakhir cepat tidak ku kira. Ira menemukan kebahagiaan pertemanan sebenarnya tadi malam. Bahagia sangat bahagia tidak terlalu dalam nanti sedihnya makin sakit. Ira memahami bahwa setiap bahagia pasti ada kesedihan.

Timpa nya saat ini di dalam kelas. Geng bebas mulai aktif lebih dari dulu. Mulai canda tawa seru yang pasti kepercayaan nomer 1. Eh kebersamaan suka duka tentunya.

Pulang sekolah Ira sibuk dengan buku buku nya itu tentu novel tertinggal. Geng bebas menghampiri mengajak Ira makan. Tentu Ira tak menolak pelajaran masalah kemarin tidak ingin kembali.

Warung kang Budi Datar karena muka datar lucu.

"Kang pesan mie mantan 2 gak pedes tapi pakai cabe" pekik Jay.

"Guys kalian apa sekalian." tanya Vano heran melihat ulah Jay.

"Itu kang em udah biar gue yang pilihin udah apal gitu pokoknya Ira pedes dower, Key pedes munafik, Jay pedes kalem datar" jay jelas menghafal menu makanan.

Aku dan Key hanya menggeleng geleng ulah Jay tetap saja komedian. Dua mie mantan hanya untuk Vano seorang. Memang perut karet kalah pohon karet.

"Guys aku mau bilang tentang di DO dari sekolah. Pasti ada masalah kan berawal yang di ucap Key waktu itu maksudnya please tolong jelasin. Maafin pasti ini ulah ku."

"Gini Ra sebenarnya beberapa hari berikutnya Larisso beserta geng nya nyerang kita dijalan pulang. Mereka gak terima akan masalah sebelumnya. Awal awal santai tiba tiba ngajak berantem akhirnya babak belur dikit-" Vano berusaha keras menjelaskan terpotong oleh Key.

"Bukan dikit hampir beruntung kita jago bela diri. Ya ga banyak hampir 6 orang sama Larisso pakai motor sok keren. Akhirnya ada warga yang membubarkan dan genk itu lari terbirit-birit" Key menambahkan.

Ira merenung betapa bodoh dirinya. Sibuk organisasi dia salah yang kena teman temannya. Sungguh mau teman seperti apa lagi.

"Eh Guys eh......." berjalan membawa nampan mie sontak kuah nyemek mie Jay tumpah dikit dia tidak peduli terus menerobos kata kata.

"Sebenarnya ada dalang dibalik itu jadi kita mau di DO" ucapan Jay serius....

Lanjut next part tunggu.
Baca terus jangan bosan gak maksa juga guys heheh..
Thank you readers....

Sekedar info untuk Instagram :
@fumio_ryu
Follow biar tau update Abhipraya juga.....

ABHIPRAYA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang