-•-•-•-•-
Luna mengerjapkan matanya berkali-kali setelah dirinya berhasil keluar dari portal dimensi lain. Ia mencari keberadaan Alliona sebelum sadar bahwa ternyata Alliona tak berasamanya sekarang, melainkan sudah berada di gua Slytherin. Justru Luna mencoba mengingat tempat dimana ia berada sekarang.
Luna tak sengaja tersenggol oleh beberapa orang dari wilayah Seelies yang tengah berlari ketakutan. Luna akhirnya menyadari bahwa ia sedang berada di halaman kastil wilayah Seelies.
Jeritan ketakutan dan erangan terdengar dari berbagai arah. Langit berangsur gelap dengan awan hitam. Melihat para kaum Seelies yang berlarian panik, Luna harus terombang-ambing dalam kebingungan. Sesaat kemudian Luna melihat salah satu gadis Seelies yang ditangkap karena mencoba melawan seorang prajurit Nepthenis.
Namun tak lama kemudian gadis itu harus ditebas lehernya dan tewas seketika. Sontak Luna dibuat terkejut ats perlakuan dua prajurit itu. Luna menoleh. Ia kembali melihat beberapa penyiksaan para prajurit kepada kaum Seelies. Kali ini Luna ingin menolong dengan mencoba melepaskan anak panahnya. Namun sayang sasarannya meleset karena lagi-lagi ia disenggol seseorang.
Salah satu pajurit yang melihat anak panah dan bersumber dari Luna mulai menghampirinya.
"Tangkap dia!"
Spontan Luna segera kabur dari sana, berlari sekencang-kencangnya. Namun langkah para prajurit itu lebih cepat. Alhasil Luna tertangkap dan segera digiring menuju keluar gerbang kastil.
Setelah beberapa langkah cukup jauh dari kastil Seelies, Luna mendengar sebuah perintah dari salah satu prajurit.
"Ledakkan!!"
DUARR!!
Spontan Luna menoleh dan terkejut dengan apa yang terjadi. Ia sempat menoleh kebelakang. Kini bangunan kastil Seelies Yang megah itu runtuh seketika. Tak ada yang tersisa selain puing-puing kastil dan beberapa kaum Seelies yang tewas di tempat.
"Astaga!... tidak..." Luna menggeleng terkejut. Kedua matanya berkaca-kaca.
Dua orang prajurit menyuruh Luna berjalan cepat. Mereka pun tiba di daratan luas pulau Neroland. Kondisinya terlihat kacau. Luna melihat puluhan orang tengah berperang disana. Luna meronta saat tahu orang-orang disana adalah prajuritnya.
"Lepaskan aku!!"
"Diam!!"
Gadis Elf itu dipaksa masuk kedalam kereta kuda bersama dua orang prajurit lainnya dan pergi meninggalkan Neroland.
-•-•-•-•-•-
Hero melakukan teleportasinya untuk bisa sampai di Kerajaan Nepthenis. Setibanya disana, ia mengendap-ngendap memasuki kastil untuk mencari keberadaan Kalura. Lelaki itu bersembunyi di balik tiang-tiang tinggi, menghindari seseorang melihatnya. Setelahnya Hero pun memasuki salah satu lorong gelap.
Lorong gelap itu seperti tak berujung. di kanan-kirinya ada beberapa ruangan dan lorong kecil lagi. Karena penasaran Hero masuk ke lorong kecil yang membawanya ke ruangan aneh yang gelap. Hero terkejut melihat banyak kerumunan orang memakai jubah hitam yang sepertinya baru saja melakukan ritual.
KAMU SEDANG MEMBACA
Never Forget You
Fantastik[FANTASY-ROMANCE] "Kenapa rasanya sesakit ini?!" Hidup menjadi gadis seperti Alliona Wyne Caitlin? Tragedi kebakaran yang menewaskan kedua orang tuanya membuat Alliona harus tinggal seorang diri sejak usianya 10 tahun. Gadis malang itu juga pernah...
