30. festivity

1K 33 12
                                        

HAI HAI HAIII

Hayooo siapa yang udah baca hidden partnya? Nyangka ga kalau ternyata Bella begitu? Aduhaii sekali yaaa si Bella

Tidak disangka-sangka Bella yang polos ternyata....hmmmm😢😢😢🥵

Hidden part mendebarkan jiwa. Terimakasih untuk kalian yang sudah mendukung karya karsa aku, yang tidak membaca karya karsa juga tidak apa-apa, ceritanya tetep nyambung kok, cuma ya kurang mantep aja pastinya.

Mari kita lanjutkan kegilaan Bella yang mendebarkan jiwa ini, cegilnya Faren siap tampil.

Happy reading🥵

••***••

Setelah berendam dan mandi bersama, kini Faren dan Bella tengah masak bersama. Faren memotong wortel dan kentang untuk sup, sedangkan Bella menggoreng ayam.

"Kak, aku boleh minta tolong beliin minyak goreng nggak? Ini habis, aku lupa beli kemarin." ujar Bella.

Faren meletakkan pisaunya dan membersihkan tangannya, ia menghampiri Bella lalu mencium pipinya dari belakang, "Boleh Sayang, aku beli sekarang." ujar Faren dan langsung keluar dari apartemen untuk menuju mini market yang ada di sebelah gedung apartemennya.

Bella tersenyum melihat kepergian Faren, Faren yang manis. Faren pun juga suka ketika Bella berbicara dengan penuh kesopanan serta kelembutan padanya.

Faren memencet tombol setelah masuk ke dalam lift hingga lift tertutup dan berhenti di lantai bawah. Begitu lift terbuka, Faren keluar dan menuju ke mini market dekat apartemennya itu. Namun begitu masuk ke dalam alfamart, Faren terlihat bingung mencari dimana tempat minyak, hingga beberapa saat setelahnya salah seorang pegawai menghampirinya.

"Ada yang bisa saya bantu Mas?" tanya sang pegawai itu ramah.

"Minyak goreng." ujar Faren to the point dan pegawai wanita itu menunjukkan yang Faren maksud. Faren melihat banyaknya merk minyak goreng yang berjejer, kira-kira minyak goreng yang paling bagus kualitasnya yang mana? Ia juga lupa menanyakan pada Bella minyak goreng seperti apa.

Akhirnya Faren ambil minyak goreng yang paling mahal, Faren mengambil lima bungkus sekaligus, pikir Faren untuk stok agar tak terus-menerus membelinya. Sekalian saja. Setelah selesai Faren menghampiri kasir, tapi ia justru melihat kasir itu tengah berdebat dengan seorang perempuan berambut pendek sebahu dengan dress coklatnya.

"Saya minta maaf Mbak, dompet saya bener-bener ketinggalan di rumah, saya ga jadi beli, maaf ya." kata perempuan itu dengan raut menyesal.

"Makanya Mbak, kalo ga punya uang itu ga usah belanja! Udah ambil segini banyak, udah di scan di kasir juga, bisa-bisanya malah ngaku ga bawa dompet! Bilang aja Mbak ga punya uang makanya ga bisa bayar!" maki kasir itu.

Keributan itu membuat Faren malas, hal itu jadi menghambatnya segera kembali ke apartemen saja. Akhirnya Faren letakkan lima bungkus minyak goreng kemasan besar ke kasir dan mengeluarkan black cardnya. "Tambah rokok malboro hitam dua, sekalian hitung sama belanjaan dia." pungkas Faren membuat perempuan di sebelahnya menoleh menatapnya, sang kasir pun terkejut dengan ikut menatap Faren.

"Eh-Mas, jangan Mas, ga usah, saya ga jadi beli."

"Cepet! Jangan bengong!" sentak Faren tak sabar pada kasir mini market itu yang malah hanya diam menatapnya.

Mendengar sentakan Faren membuat perempuan di sebelahnya pun ikut diam, kasir perempuan itu segera mengambil pesanan Faren dan menghitung belanjaan Faren.

FABEL {ON GOING}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang