Setelah kepergian Nesa dan juga kabar Alina yang dinyatakan koma, sikap Elgara benar-benar berubah drastis. Tidak ada lagi Elgara yang ramah kepada setiap orang. Elgara yang sekarang kasar dan keras kepala, apapun yang ia inginkan harus bisa segera terlaksana termasuk menjebloskan sang Papa kedalam penjara karena pria itulah yang menjadi dalang dari kematian Bundanya satu minggu yang lalu.
Elgara masih berusaha mengumpulkan berbagai macam bukti yang kuat termasuk rekaman cctv yang terpasang di sudut ruang tamu. Dimana isi dari rekaman tersebut dapat membuktikan dengan jelas bahwa Devan, Papanya bersalah karena merupakan dalang dari penyebab kematian Bundanya.
Tangan Elgara mengepal kuat diatas meja belajarnya. Urat-urat lehernya mencuat keluar menahan gejolak emosi. Saat dimana rekaman itu mulai ia putar, emosinya sudah tersulut yang siap meluap kapan saja.
Termasuk membanting lampu belajar miliknya, sebagai alat meluapkan emosinya saat ini. Meski begitu, Elgara tetap menonton rekaman cctv tersebut dilayar laptopnya dengan begitu serius.
Didalam rekaman tersebut Elgara dapat melihat dengan jelas, bahwa sang ibunda didorong dengan kasar oleh sang Papa yang pada saat itu sedang bercumbu mesra dengan selingkuhannya, Rissa yang tak lain Mama dari Alina.
Kondisi Nesa yang memang belum sepenuhnya stabil pun dengan begitu mudahnya terjatuh dan kepalanya membentur ujung meja ruang tamu akibat dorongan kuat dari suaminya.
Dibawah sana, Nesa terlihat meringis memegangi kepalanya yang terasa teramat sakit. Namun rasa sakit dikepalanya tak sama sekali ada apa-apanya jika dibandingkan dengan rasa sakit akibat kelakuan suaminya yang dengan terang-terangan membawa selingkuhannya ke rumah, disaat istrinya sedang dalam keadaan sakit seperti saat ini.
Suara ringisan Nesa yang kesakitan pun tak sama sekali mengundang rasa iba atau empati bagi Darius dan Rissa yang sedang duduk saling bermesraan di sofa panjang rumah mewah tersebut.
Bahkan saat Nesa berusaha meminta bantuan pun tak sama sekali dihiraukan oleh sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara itu. Keduanya benar-benar acuh tak acuh dengan keadaan Nesa yang sudah hampir sekarat.
Terlebih Devan, pria itu benar-benar mengacuhkan keberadaan Nesa yang pada saat itu sudah tidak sadarkan diri disamping meja ruang tamu dengan keadaan yang begitu memperihatinkan. Sampai saat dimana Elgara datang bersama Alina.
Dengan gerakan secepat kilat, Elgara menutup layar laptopnya begitu saja. Muak sekaligus merasakan gejolak amarah yang berapi-api untuk dua orang yang dengan tega membiarkan Bundanya kesakitan tanpa ada niatan sedikitpun untuk membantu.
"Devan, sialan!" Entah sudah berapa kali Elgara mengumpati nama sang Papa selepas kejadian itu.
Sangking seringnya sampai tak terhitung. Karena setiap kali Elgara melihat wajah pria itu atau bahkan hanya sekedar mendengar nama pria itu Elgara sudah merasa sangat muak. Rasa ingin menghabisi pria bajingan itu pun semakin besar, mengebu-gebu.
***
Malam ini, Reygan sendirian di dalam kamarnya, lantaran Geisha sedang menunggu Alina dirumah sakit sejak sore tadi. Reygan sempat meminta untuk ikut, tapi Geisha menolaknya dengan alasan kondisi atau imun tubuh Reygan sedang tidak baik. Bukan maksud tak mau mengajak Reygan untuk ikut bersamanya, Geisha hanya tidak mau jika nantinya kondisi tubuh Reygan bisa semakin parah jika berpergian keluar rumah apalagi ditempat orang-orang sakit seperti halnya rumah sakit. Tapi tenang saja, Geisha sudah meminta tolong mertuanya untuk menemani Reygan selama ia pergi kerumah sakit sekaligus memberi waktu Reygan untuk bermanja dengan sang ibu. Sebab beberapa hari yang lalu, cowok itu pernah berkata jika ia merindukan sang Mama yang sudah beberapa bulan ini tidak pernah menemui atau sekedar menanyakan kabarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
REYGANSHA [END]
Fiksi Remaja[ FOLLOW SEBELUM BACA AGAR PART BARU BISA MUNCUL] ** Sepenggal kisah tentang si pembully yang jatuh cinta dengan gadis yang sering ia bully. Dan ini juga tentang Reygan Jordanio yang hidupnya penuh dengan kepalsuan. Wajah yang terlihat tenang namun...
![REYGANSHA [END]](https://img.wattpad.com/cover/356972339-64-k645209.jpg)