PART INI MUNGKIN PART YANG KALIAN TUNGGU-TUNGGU SELAMA INI. YAP! PART DIMANA REYGAN NYESEL 😐
SIAP? EITS VOTE DULU ATUH 😠👊🏻
***
Reygan dibantu oleh Elgara membopong tubuh tak berdaya Geisha masuk ke dalam rumah sakit. Saat situasi darurat yang sempat melanda dirinya, beruntung Elgara datang dengan sangat tepat menggunakan mobilnya.
"Woi cepet istri gue sekarat anjing!" teriak Reygan pada petugas kesehatan di sana. Tidak sabar.
"Silahkan mas baringkan di sini," ucap salah satu suster tersebut.
Reygan pun segera membaringkan tubuh Geisha di atas brankar rumah sakit. Brankar itu di dorong dengan dirinya yang setia berada di samping Geisha sembari memegang erat tangan gadis itu. Dengan diikuti oleh Elgara di belakangnya.
Sesampainya di depan ruang UGD salah seorang suster menahan Reygan untuk tidak ikut masuk ke dalam sesuai prosedur rumah sakit.
"Gue mau liat keadaan istri gue anjing! Jangan halangi gue," sentak Reygan emosi.
"Maaf mas, tidak bisa. Keluarga hanya boleh menunggu di sini. Biarkan kami pihak rumah sakit yang berkerja di dalam." Suster tersebut lalu masuk dan menutup pintu tersebut.
Reygan mengacak rambutnya frustasi. "Argggh bodoh! Lo bodoh, Reygan!" teriaknya mengundang tatapan aneh dari beberapa orang yang berlalu lalang di sana.
Elgara mendekat dan menarik cowok itu menjauh dari sana. Sejak tadi ia hanya diam karena berusaha meredam emosinya yang meletup-letup.
Elgara membawa Reygan ketempat yang sepi jauh dari lalu lalang orang-orang. Cowok itu memojokkan tubuh Reygan ketembok lalu memberi dua pukulan keras pada perut laki-laki itu.
Bugh!
Bugh!
Reygan menggerang kesakitan, tubuhnya sampai meringkuk di atas lantai putih yang dingin itu sembari memegangi perutnya.
Ia jadi teringat dimana dia menendang perut Geisha pada waktu itu dan kini ia merasakannya sendiri. Ternyata sesakit ini. Ia tidak bisa membayangkan jika berada diposisi Geisha. Pasti gadis itu tak kalah kesakitan atas yang dia perbuat. Tapi pada saat itu ia acuh sama sekali tak memperdulikan gadis itu bahkan ia meninggalkan gadis itu begitu saja tanpa ada rasa kasihan sedikitpun.
Dia benar-benar kejam, seperti iblis yang tak memiliki hati nurani.
Reygan menatap Elgara dengan terus berusaha untuk bangkit. Tubuhnya benar-benar sangat lemas saat ini. Semua badannya sakit bahkan hatinya juga ikut sakit. "Pukul gue lagi, El, gue emang pantes dapetin itu semua. Ayo pukul gue lagi."
Dengan senang hati Elgara menurut. Cowok itu menyunggingkan senyum nya.
Bugh!
Bugh!
Bugh!
Tak tanggung-tanggung Elgara melayangkan tiga pukulan sekaligus pada perut Reygan.
Reygan yang pasrah berakhir terjatuh dengan erangan yang begitu menyakitkan. Ia memejamkan matanya menikmati rasa sakit pada bagian perutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
REYGANSHA [END]
Teen Fiction[ FOLLOW SEBELUM BACA AGAR PART BARU BISA MUNCUL] ** Sepenggal kisah tentang si pembully yang jatuh cinta dengan gadis yang sering ia bully. Dan ini juga tentang Reygan Jordanio yang hidupnya penuh dengan kepalsuan. Wajah yang terlihat tenang namun...
![REYGANSHA [END]](https://img.wattpad.com/cover/356972339-64-k645209.jpg)