Haloo😊
Happy Reading 😊
Jangan lupa vote dan komentarnya yaa 🌟❣️
.
.
.
"Aduh! Sakit, Nda!" Zea mencubit tangan nakal suaminya yang aktif memainkan puncak dadanya.
"Suruh siapa tangan kamu nakal banget! Dari tadi juga enggak mau diem." Zea menarik tangan suaminya untuk digenggam. "Bilangnya mau bantu sabunin. Tapi, malah main-main."
"Iya-iya enggak nakal lagi tangannya."
Kini kedua tangan Arash melingkar di perut istrinya. Dagunya diletakkan di atas pundak sang istri dengan bibir yang menciumi leher jenjangnya.
"Arash! Udah, jangan cium-cium terus! Bisa-bisa aku masuk UGD kalau kamu minta terus. Masak udah enam kali masih kurang juga? Kalau kamu sampai tiga hari ke depan gini terus, kayaknya aku harus bawa kamu ke sekskolog."
Arash memajukan sedikit wajahnya untuk mencium sudut bibir Zea. "Maaf, ya Nda. Udah bikin kamu kecapekan," bisiknya sebelum kembali mengecup sudut bibir sang istri.
"Mau udahan berendamnya? Badan kamu udah sedikit enakan?" tawar Arash yang langsung disetujui oleh Arash.
Dari semalam keduanya dilingkupi oleh hasrat bercinta yang membara. Sampai pukul satu dini hari keduanya baru benar-benar tertidur. Dan pagi tadi terbangun untuk menunaikan kewajibannya. Setelah selesai sholat subuh pun keduanya kembali bergelung di atas ranjang.
"Gendong lagi ya?"
"Siap, sayang." Arash bangkit lebih dulu untuk keluar dari bathtub mengambil bathrobe untuk mereka.
"Iyuh, apaan panggil sayang-sayang?! Mentang-mentang habis dikasih jatah langsung jadi sok manis kamu." Zea berlagak geli mendengar panggilan sayang dari suaminya. Namun begitu, wajahnya tidak bisa berbohong. Arash bisa melihat gelagat istrinya yang seperti malu-malu mendengar panggilan sayang padanya. Pipinya pun bersemu kemerahan.
Arash lebih dulu menggunakan bathrobe miliknya baru kemudian menghampiri Zea. Membantunya bangun dan keluar dari bathtub, lalu memakaikan bathrobenya sebelum menyelipkan tangan di balik lutut dan leher istrinya untuk digendong.
***
Usai berganti baju dan menyelesaikan morning routine-nya menggunakan skincare, Zea dibantu oleh suaminya untuk berpindah dari depan meja rias keluar kamar. Duduk santai di sofa panjang yang ada di ruang menonton. Sedangkan Arash kembali masuk kamar untuk mengganti sepreinya. Sebelumnya, pria yang berstatus sebagai suami dari penyanyi solo wanita terbaik di negeri ini tersebut sudah inisiatif memesan sarapan untuknya dan sang istri. Tak hanya itu saja, Arash pun rela izin tidak pergi ke kantor hanya untuk menikmati kebersamaannya dengan sang istri. Pria itu sangat mensyukuri perkembangan progres hubungannya dengan Zea yang semakin dekat dan harmonis. Sekarang Zea sudah sepenuhnya menjadi miliknya. Pernikahan mereka sudah lebih sempurna dibanding sebelumnya. Dia sungguh berharap ini merupakan awal yang baik untuk perjalanan rumah tangga mereka ke depannya. Semoga akan selalu datang kebahagiaan dalam rumah tangga mereka. Semoga mereka akan selalu bersama walaupun ada banyak masalah yang kemungkinan akan datang di kemudian hari.
KAMU SEDANG MEMBACA
COMPLEMENT
ChickLit[REPUBLISH] Roseta Zea Arundati Notonegoro, dara cantik berusia 29 tahun yang merupakan salah satu penyanyi solo wanita terbaik di Indonesia. Kepopulerannya sudah tidak diragukan lagi. Penghargaan yang telah didapatnya juga tidak bisa dihitung denga...
