Ronald tiba-tiba tertarik dengan nenek moyang keluarganya, karena ada cerita tentang harta keluarga yang masih tersembunyi. Konon kakek dari kakeknya adalah orang yang sangat kaya.
Sampai Ronald menemukan sebuah tulisan tanpa makna dari kakeknya. Di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semalam perasaan Ronald terasa terombang-ambing. Aliya bilang di bandara. Aluya lama membalas pesannya. Dia khawatir perempuan itu akan pergi dari Jakarta, meninggalkan teka-teki yang belum terungkap. Dia sempat berpikir perempuan itu mau melarikan diri dari kerumitan teka-teki. Padahal dia baru saja mendapat informasi dari Mas Andi mengenai tempat tinggal Opa Tom di Lembang.
Perasaan Ronald tidak karuan karena hal itu. Apakah karena teka-teki yang belum selesai, atau karena perasaan yang lain? Ronald menggeleng sendiri, tidak tahu.
Untungnya perempuan itu membalas pesannya selang beberapa jam kemudian. Aliya hanya mengantar kakaknya ke bandara, entah mau ke mana. Bahkan perempuan itu langsung mengajaknya untuk ke Lembang. Tentu mengajak Bilqis serta, sebagai alasan pada kakaknya. Dan Fernando serta merta minta ikut, kata Bilqis.